Dari Donggala untuk Dunia

Reses di Lumbu Tarombo, Ketua DPRD Donggala Tampung Aspirasi Warga

Laporan: J Rizal

0 196

BANSEL, suaradonggala.id– Masa sidang ke tiga tahun sidang 2019 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Donggala Takwin menjaring aspirasi atau reses di desa Lumbu Tarombo, Kecamatan Banawa Selatan, Ahad 8 Desember 2019.

Reses ini merupakakan kali pertama setelah putra Banawa Selatan ini menjadi ketua DPRD Donggala.

Sebelum memasuki agenda pokok reses, Takwin meluruskan duduk perkara polemik antara DPRD Donggala dan Buapti Donggala Kasman Lassa menyangkut keterlambatan pembahasan anggaran tahun 2020.

“Saya sampaikan ini agar masyarakat bijak menilai apa sesungguhnya yang terjadi,” ujarnya.

Reses yang dilaksanakan di kantor desa Lumbu Tarombo tersebut dihadiri Camat Banawa Selatan Hasan Nurdin, elemen masyarakat, dan tujuh kepala desa yang baru saja terpilih di wilayah itu. Juga hadir perwakilan Kecamatan Banawa Tengah.

“Kehadiran bapak ibu di tempat reses ini, menjadi bukti nyata bahwa kita sedang memikirkan bagaimana kemajuan desa, kita sedang memikirkan Banawa Selatan, dan lebih penting kita sedang memikirkan Kabupaten Donggala,” katanya.

Dikatakannya setiap pembangunan itu diawali dengan perencanaan. Membangun sesuatu tanpa perencanaan itu hanya akan sia-sia dan gagal. Perencanaan pun kalau tidak dibahas dengan matang, juga tidak akan baik hasilnya.

“Banyak pembangunan tiba masa tiba akal. Kita bisa pastikan pembangunan model itu hasilnya nol. Sudah pasti,” paparnya.

Membangun daerah ini dibutuhkan perencanaan yang baik. Salah satu medianya dengan menjaring usulan dari masyarakat melalui reses. Takwin menegaskan bahwa reses wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Donggala.

“Reses merupakan perintah Undang-undang dan Tata Tertib Dewan,” pungkas dia.

Dalam kesempatan tanya jawab, warga menyampaikan berbagai usulan program kepada Takwin selaku wakil rakyat di parlemen. Usulan itu antara lain perbaikan sarana jalan, sarana olahraga, rumah ibadah, fasilitas pendidikan, peningkatan dan ekonomi. Juga soal pelayanan kependudukan yang dinilai kerap bermasalah.

“Beberapa usulan menjadi catatan penting bagi saya,” ucap Takwin.

Namun lanjut dia, tidak semua usulan dari masyarakat Banawa Selatan akan terakomodir mengingat daerah lain juga membutuhan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Donggala. Selain itu anggaran APBD Donggala juga sangat terbatas.

“Usulan-usulan prioritas, Insya Alla bersama fraksi PKS akan kami perjuangankan,” ujar ketua DPD PKS Donggala ini.

Takwin menyebutkan, ada beberapa hal disampaikan oleh masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada. (*)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.