Dari Donggala untuk Dunia

Akhirnya 7 Dari 8 Cakades Terpilih Segera Dilantik.

0 824

Suaradonggala.id,DONGGALA – Penantian Panjang yang dilalui oleh 7 dari 8 Calon Kepala Desa (cakades) terpilih menemui titik terang setelah Bupati Kasman Lassa membacakan putusan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah Sebelumnya 8 cakades terpilih ini digugat oleh masing-masing lawan politiknya. Sabtu (25/07/20)

Dijelaskan Kasman , bahwa setelah memperhatikan amar putusan Majelis hakim hasil sengketa Pilkades pada 8 Desa dimaksud, dengan putusan Niet Ontvankelijke Verklaard (NO). Demi mendapatkan kejelasan hukum. Bupati Donggala mengirim surat ke Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah perihal permohonan pendapat hukum.

putusan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah

“Tanggal 20 Juli 2020 kami (Pemkab Donggala) ajukan surat permohonan pendapat hukum ke Pengadilan Tinggi Sulteng dengan nomor : 700/187.i/Itkab/VII/2020 terkait putusan NO tersebut, dan Alhamdulillah selang dua hari menerima balasan oleh pihak PT Sulteng, pada tanggal 22 Juli 2020.” Ucap Kasman Lassa

Menurut  Kasman Lassa, bahwa penundaan pelantikan terhadap 8 cakades terpilih tersebut, bukan dari unsur kesengajaan. Namun pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menunggu kejelasan hukum hasil keputusan Pengadilan Negeri (PN) Donggala.

Lanjut dikatakan kasman, bahwa Sebagai Kepala daerah dalam Pemerintahan Kabupaten Donggala harus memastikan kejelasan hukum untuk melantik Cakades terpilih tersebut, sebab masih dalam proses sengketa di PN Donggala. Setelah menemukan kejelasan hukum baru diagendakan pelantikannya.

“Untuk Cakades yang akan dilantik ini, apabila sudah dilantik secara definitif nantinya. Untuk kiranya dapat merangkul calon Kades yang belum beruntung,misalnya menjadi pejabat desa. Pokoknya di unsur desa pastinya dan bersama-sama dapat membangun kemajuan bersama di Desanya serta dapat mewujudkan cita-citanya dalam visi misinya,” Tambahnya

“Sementara itu Cakades Marana belum dapat dilantik dikarenakan cakades tersebut masih dalam proses banding di Mahkamah Agung (MA) dan belum dapat putusan.” Tutupnya  (AK)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.