Dari Donggala untuk Dunia

Anleg Donggala Nilai Aturan Pilkades Serentak Masih Lemah

0 230

Kecamatan Banawa- Pemilihan Kepala desa ( Pilkades ) yang akan diselenggarakan serentak di Kabupaten Donggala tanggal 30 Oktober menuai kontroversi dikalangan masyarakat.

Mulai dari perdebatan pada acuan perundang-undangan sampai pada regulasi mengenai landasan hukum tentang sejauh mana kekuatan peraturan daeran nomor 17 tahun 2017 yang menjadi acuan Pemkab Donggala dalam menyelenggarakan Pilkades serentak.

Anggota Dewan Donggala, Erlansyah Selasa (24/9) menyatakan seharusnya pemerintah memperkuat lebih dulu konsederan peraturan daerahnya jika penyelenggaraan Pilkades berjalan mulus.

“Hemat saya persyaratan yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan Pilkades serentak di Kabupaten Donggala masih lemah,” ujarnya.

Lemahnya aturan yang menjadi acuan lanjut Erlan harus dipertimbangkan oleh pemerintah dan semua pihak yang terlibat.

Erlan juga mempertanyakan dasar aturan yang digunakan oleh Pemkab Donggala untuk Pilkades apakah masih berpedoman pada Perda nomor 17 tahun 2017.

Perda tersebut lanjutnya tidak mengakomodir kepentingan Pilkades, dan terindikasikan lemah. Diperuncing lagi lanjut dia adanya peraturan baru tentang pencalonan yang mengakomodir calon dari luar desa lain.

Erlan menyarankan agar ada pertemuan dua belah pihak baik eksekutif dan legislatif duduk bersama agar polemik seperti itu tidak merembet kemana mana.

“Harus ada pertemuan untuk merumuskan kembali peraturan daerah yang baru atau direvisi sebagai penyempurnaanya,” ucap politisi Gerindra ini.

Erlan juga mengingatkan agar peraturan bupati terkait Pilkades seretntak harus merujuk pada hirarki peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

“Pada prinsipnya ini dulu yang diperbaiki baru melangkah ke proses selanjutnya karena nanti hasilnya punya legal standing atau tidak. Jika timbul masalah dalam proses penyelenggaraanya, toh nantinya juga akan kembali ke dewan,”katanya. (/jr)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.