Dari Donggala untuk Dunia

Yayasan Bonebula dan KKPM Tanam 12 Ribu Bibit Mangrove

0 81

Kecamatan Banawa– Sepanjang satu kilo meter pesisir Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa ditanamai bibit  mangrove. Program kerjasama Kelompok Kerja Peduli Mangrove (KKPM) dan Yayasan Bonebula  mulai memperlihatkan hasil yang baik. Tingkat keberhasilan penanaman mencapai 98 persen.

Tanaman mangrove ini selain berfungsi untuk berkembang kepiting bakau, atau di jadikan sebagai obyek wisata, juga  berfungsi sebagai benteng alam saat terjadi bencana alam. Fungsi mangrove yang besar ini mendorong KKPM Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa, Donggala menanam 12 ribu bibit mangrove di wilayah itu.

“Tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya menanam mangrove karena mangrove sebagai salah satu benteng alam untuk mengurangi dampak tsunami dan gelombang pasang,” kata staf lapangan Yayasan Bonebula, Nasbullah ditemui Senin (2/9/2019) pagi.

Dusun Lampong, Kelurahan Tanjung Batu salah satu wilayah yang terdampak cukup parah saat peristiwa gempa bumi dan tsunami September 2018 lalu. Peristiwa itu membuka kesadaran warga setempat untuk menjaga lingkungan dengan menanam mangrove.

Nasbullah mengatakan semua bibit mangrove yang ditanam masyarakat bersama Yayasan Bonebula sudah tumbuh dengan baik. Yang paling cepat perkembangannya adalah jenis Rhizophora Mucronata karena sudah berdaun, sementara jenis Rhizophora Apiculata dan Bruguiera Gymnorhiza baru mengeluarkan tunas yang nantinya menjadi daun.

Sayangnya kata Nasbullah jumlah bibit yang ditanam belum menjangkau secara keseluruhan wilayah pesisir pantai Tanjung Batu. Ia berharap makin banyak lagi pihak yang peduli dan mau berkontribusi terhadap pelestarian dan perlindungan hutan mangrove utamanya di kawasan pesisir pantai kabupaten Donggala.

Yayasan Bonebula beberapa bulan kedepan beber Nasbullah akan terus melakukan pendampingan masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Kerja Peduli Mangrove tersebut.

Tidak hanya terbatas pada kegiatan penanaman dan pemeliharaan bibit mangrove saja, tetapi juga dalam hal peningkatan ekonomi keluarga masyarakat pesisir berbasis tanaman mangrove seperti pengelolaan bahan makanan dan budidaya kepiting bakau. (/jr)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.