Dari Donggala untuk Dunia

Berwisata dan Belajar di Hutan Mangrove Gonenggati

0 154

BANAWA-Keberadaan hutan mangrove sangat penting dijaga kelestariannya karena memberikan banyak manfaat bagi lingkungan. Selain itu, bila ditata dengan baik, hutan mangrove juga memiliki keunikan dan menawarkan pemandangan yang indah sehingga layak dijadikan tujuan wisata.

Di Kabupaten Donggala, sudah ada satu lokasi hutan mangrove yang telah dikembangkan menjadi objek wisata yakni Hutan Mangrove Gonenggati. Nama Gonenggati di ambil dari nama salah seorang tokoh di wilayah itu. Ia adalah seorang putri.

Wisata hutan mangrove Gonenggati tak hanya menjadi ruang terbuka hijau bagi kota Donggala. Meski terbilang baru namun tempat wisata alam di kawasan Kelurahan Kabonga Besar, Kecamatan Banawa ini sudah menjadi pilihan warga untuk melepas lelah setelah sepekan sibuk bekerja. Banyak pengunjung mengajak keluarganya untuk menikmati wisata hutan mangrove sambil belajar.

“Tempat ini tak hanya menjadi tujuan wisata tapi juga menjadi tempat belajar para siswa. Beberapa sekolah kejuruan sudah datang ketempat ini,” ujar Wawan, salah seorang pencetus wisata mangrove Gonenggati, di temui belum lama ini.

Spot wisata hutan mangrove Gonenggati ini memang sangat menarik dan tentu saja fotogenic. Tempat ini sudah menjadi salah satu destinasi wisatawan domestik. Sesuai dengan namanya, hutan mangrove, maka kawasan ini dipenuhi dengan tajuk mangrove mulai dari yang masih pendek hingga yang lumayan tinggi.

Menurut Wawan, sejak jaman dulu tempat ini merupakan ekosistem mangrove alami yang ada di pesisir Kelurahan Kabonga Besar. Namun hutan Mangrove Gonenggati ini dulunya dipenuhi dengan sampah rumah tangga. Warga kerap membuang sampah di sekitar tempat itu.

Mengingat pentingnya keberadaan mangrove sebagai benteng penjaga pesisir dari abrasi air laut, maka sekelompok anak muda Kelurahan Kabonga Besar berinisiatif untuk membersihkan dan menata hutan mangrove ini menjadi obyek wisata dan edukasi yangmenarik. Mereka pun mulai menanam berbagai jenis mangrove di pesisir laut Kabonga.

Kini hasil kerja keras mereka mulai terlihat, pohon mangrove yang dulunya dipenuhi sampah, kini sudah bersih. Di titik-titik tertentu mangrove itu membentuk lorong-lorong gua yang bisa dijadikan lokasi trekking. Untuk mempercantik kawasan ini, para pemuda pengelola wisata Hutan Mangrove Gonenggati juga membuat titian bambu, jembatan bambu, sou (pondok singgah), serta aneka hiasan menarik yang indah digunakan untuk background foto.

Kini tempat yang dulunya terbengkalai sudah berubah menjadi destinasi wisata cantik dan wajib kamu sambangi saat berkunjung ke Donggala. Berhubung kawasan Hutan Mangrove Gonenggati ini dikelola oleh kelompok wisata maka pengunjung harus membeli tiket masuk. Pengunjung cukup membayar Rp 5.000 per orang. Murah kan, ayo berwisata ke Hutan Mangrove Gonenggati sambil belajar. (**)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.