Dari Donggala untuk Dunia

Bupati Kasman Mengaku Siap Enam Bulan Tidak Menerima Gaji

0 1.514

BANAWA, SUARADONGGALA.ID– Bupati Donggala Kasman Lassa mengaku siap tidak menerima gaji selama enam bulan.

Hal itu karena lambatnya pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020 antara tim pelaksana anggaran daerah (TPAD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Donggala.

Resiko terlambatnya anggaran dibahas kata dia, DPRD tidak bisa menerima gaji. Konsekuensi lainya lagi bupati tidak menerima gaji.

“Tidak apa-apa. saya berarti 6 bulan tidak menerima gaji. Saya terima,” katanya di gedung TP PKK Senin 2 Desember 2019.

Keterlambatan disebabkan DPRD hanya fokus pada urusan pemilihan kepala desa. Pemkab Donggala hanya bisa menjalankan anggaran tahun 2019.

“Ini DPRD, yang bukan tugasnya dan kewenangannya mengurus pemilihan kepala desa, dia fokus disitu, pembahasan anggaran dia tidak lakukan. Pembahasan anggaran 2020 diabaikan,” ungkap dia.

Padahal tambah dia pembahasan anggaran hal yang paling utama. Ini akibat para Camat membawa Panitia pemilihan Kepala Desa (P2KD) ke DPRD.

Akhirnya, lanjut Kasman, anggaran tidak terbahas karena waktu sudah diputus tanggal 30 November 2019.

“Tidak bisa lagi. Tanggal 30 November bapak di putus. Sudah mereka mau bahas sudah lambat,” imbuh dia.

Ketua DPD Nasdem Donggala ini menegaskan pembahasan anggaran kepentingan yang lebih besar dari semua. Urusan pemilihan kepala desa itu urusan eksekutif.

“Tidak usah diundang sampai tiga kali. Mau apa pergi rapat disana (DPRD). Ini karena ketidak mampunya kita memahami tupoksi masing-masing,” ucapnya. (J Rizal)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.