Dari Donggala untuk Dunia

Calon Kades Mulai Urus Surat Keterangan di PN Donggala

0 168

Rep: Jose Rizal
BanawaMeski pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah akan digelar Oktober mendatang, namun beberapa bakal calon Kades sudah mulai mengurus dokumen persyaratan.

Salah satu dokumen persyaratan yang dimaksud adalah surat keterangan tidak pernah di pidana maupun surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya oleh Pengadilan.

Dari pantauan suaradonggala.id beberapa bakal calon Kades itu terlihat sibuk mengisi formulir untuk mendapatkan Surat Keterangan (SK) dari Kantor Pengadilan (PA) Negeri Donggala diantaranya dari desa Kumbasa dan desa Dalaka Kecamatan Sindue, desa Lombonga, Kecamatan Balaesang, desa Kola-Kola, Kecamatan Banawa Tengah, dan dari desa Sarumbaya, Kecamatan Banawa Selatan.

“Surat keterangan pengadilan ini adalah syarat yang dicantumkan oleh paniti,” ujar Yance, bakal Calon Kades Lumbulama, Kecamatan Banawa Selatan, di temui usai menyerahkan formulir kepada petugas pelayanan, Senin (26/8/2019)

Kades Kumbasa Arwan dan bakal calon Kades Dalaka Basri sedang mengisi formulir. Foto Bang Jalu

Hal senada juga disampaikan bakal calon Kades dari desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Basri. Pegawai Kecamatan Sindue ini mengatakan dirinya sudah mengisi formulir untuk mengambil surat keterangan dari Pengadilan.

Selain Basri, Kades Kumbasa, Kecamatan Sindue, Arwan Sitopan juga terlihat di pengadilan mengisi formulir ditemani salah seorang pesaingnya. Kades dua periode ini mengaku datang berbarengan dengan pesaingnya tersebut ke PN Donggala untuk mengambil formulir.

“Kami sama-sama kesini biar bersamaan mengurus persyaratan. Di desa Kumbasa hanya kami berdua yang maju,” ungkapnya disela pengisian formulir.

Undang-undang (UU) nomor 6 tahun 2014 ungkap Arwan mengatur bahwa masa jabatan Kades tiga periode. UU itu merubah atauran sebelumnya yang mengatur masa jabatan Kades dua periode.

Perubahan UU tersebut kata Arwan memberikan peluang kepada dirinya untuk maju lagi sebagai bakal calon Kades Kumbasa.

“Kalau aturan sebelumnnya saya sudah tidak boleh lagi maju karena sudah dua periode, namun karena ada perubahan UU ya saya maju lagi,” pungkas Arwan.

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.