Dari Donggala untuk Dunia

Dana Bagi Hasil 10 persen ke Desa Dipertanyakan

0 232

BANAWA, SUARADONGGALA.ID – Sejumlah desa di Kecamatan Banawa belum menerima penyaluran dana bagi hasil 10 persen yang bersumber dari galian c, salah satunya ialah Desa Loli Oge.

“Ini memasuki tahun ke lima penyaluran dana desa yang merupakan komiten pemerintah daerah kepada daerah penghasil sebesar 10 persen tidak pernah lagi dicairkan oleh dinas pendapatan daerah,” ungkap tokoh masyarakat Loli Oge, Gatot kepada media ini Rabu (27/11).

Menurutnya, pihak pemerintahan desa pun tidak pernah terbuka menyampaikan hal ini kepada masyarakat.

“Kami juga bingung, lantaran kepala desa juga tidak pernah menyampaikan hal ini kepada masyarakat soal dana bagi hasil 10 persen dari Pemda,” ungkapnya.

Besar kemungkinan, lanjutnya, bahwa dua desa di wilayah kecamatan Banawa, serumpun dengan Loli, yang merupakan penghasil sumber daya alam jenis pertambangan bebatuan (galian c) pun alami nasib serupa dengan Loli Oge.
Desa teraebut yakni, Loli Saluran, Loli Dondo, tempat beroperasinya tambang galian c.

Dana bagi hasil ini biasanya disalurkan oleh pemerintah daerah ke desa penghasil setiap awal tahun pada saat semua laporan keuangan dan penerimaan pendapatan daerah telah masuk ke kas daerah dan dibuat laporan pertanggungjawabanya.

Pada kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Banawa dimana Loli Oge menjadi tuan rumah, Bupati Kasman Lassa menyampaikan hal tersebut. Kasman berjanji akan menyalurkan dana bagi hasil sebesar Rp300 juta ke Loli Oge dalam waktu dekat. Namun, janji itu hanya pepesan kosong. (/Baim)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.