Dari Donggala untuk Dunia

Dewan akan Sidak Perusahaan ‘Tambang Nakal’ di Banawa

Penulis:Zubair Yakub

0 157

BANAWA, suara Donggala.id– Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Donggala Sahlan L Tandamusu mengatakan akan membentuk tim atas dugaan diksriminarif perusahaan tambang galian C terhadap karyawan di desa Loli Oge, Kecamatan Banawa.

“Banyak pengaduan masyarakat atas dugaan pelanggaran perusahaan tambang galian C di Wilayah Kabupaten Donggala, salah satunya diskriminatif terhadap tenaga kerja dan pengupahan. Dewan akan segera merespon hal ini,” katanya, Kamis (12/3/2020)

memaksa Wakik ketua DPRD Donggala, akan membentuk tim sidak dewan untuk melakukan peninjauan kebeberapa perusahaan tambang tersebut.

Dari laporan warga ungkap Sahlan, salah seorang warga Loli Oge bernama Herman, yang sudah dua pekan mundur dari tempatnya bekerja di salah satu perusahaan tambang galian C di Desa Loli Oge, belum menerima uang pengganti yang merupakan hak dan wajib diberikan oleh perusahaan sesuai UU no 13 tahun 2001 tentang ketenaga kerjaan termaktub dalam pasal 162.

Lanjut Sahlan Dewan siap menerima pengaduan dari para tenaga kerja tersebut dan difasilitasi dengan pihak perusahaan. Selain itu dirinya akan melakukan sidak ke perusahaan tambang tersebut guna melakukan peninjauan atas banyak hal termasuk perijinan dermaga, IUP pertambangan dan keselamatan tenaga kerja.

Sementara itu Herman mengaku selama ini dirinya merasa dilecehkan oleh manajemen perusahaan tempat dimana dia selama 24 tahun bekerja sebagai karyawan. Celah lain kata dia, pihak manajemen tidak memerapkan peraturan pemerintah mengenai pengupahan.

“Sejak ditetapkanya Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang ditetapkan sebesar 2,5 kami disana masih diupah sebesar 1,8 juta perbulan, ” ungkapnya.

Alasan ini pula yang mendorong dirinya mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya mengabdi selama 24 tahun sejak 1996 silam. Bahkan lanjut dia, sejak diterbitkanya surat keputusan dari managemen perusahaan PT. Sinar Mutiara Megalitindo, belum ada niat baik untuk memberikan hak uang pengganti. (**)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.