Dari Donggala untuk Dunia

Enam Fraksi Sepakat Keluarkan Rekomendasi Ke Bupati Donggala, Fraksi PDI-P Masih “Abu – Abu”

Sub : Polemik Mutasi Guru

0 1.200

Suaradonggala.id,DONGGALA – Enam dari tujuh Fraksi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Donggala hanya fraksi PDI-P yang belum ikut dalam kesepakatan mengeluarkan surat rekomendasi kepada Bupati terkait mutasi sejumlah Guru dikecamatan Sindue Raya.

Penyebab Sikap tidak sejalan fraksi PDI-P dengan enam fraksi lainnya belum diketahui , Sementara Sekretrais Fraksi PDI-P Saiful Lamboka saat dikonfirmasi melalui ponselnya hari ini memberikan keterangan kepada media dan mengatakan secara pribadi serta lembaga ikut dalam kesepakatan tersebut.

“Kalau melihat SK tersebut memang banyak yang mengganjal dan memang perlu di kaji kembali itu secara pribadi saya serta lembaga DPRD belum tau kalau Fraksi,” Ucap Ketua Badan Kehormatan DPRD melalui via telepon

Sementara enam fraksi PKS, Gerindra, Nasdem, Golkar, PKB, dan Fraksi Gabungan Satu Karya Nurani menilai Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Mutasi tenaga guru itu cacat administrasi dan perlu di kaji lagi serta di pertimbangkan.

“SK Mutasi Guru keliru pembuatannya dan perlu di kaji lagi, saya bersama tenaga guru memohon kebijakan dari bapak Bupati untuk membatalkan mutasi tersebut, Memang kalau mengacu pada Undang-undang ASN, aparat sipil negara harus siap di tempatkan dimana saja di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tetapi kalau melihat umur dan jarak yang di tempuh perlu kebijakan dari kepala daerah,” kata ketua fraksi PKB Taufik Burhan

Hal yang sama diuatarakan Fraksi Nasdem, partai yang memilki lima kursi di DPRD ini meminta kepada Bupati Donggala sebagai Pembina Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan peninjauan kembali terhadap 80 guru yang dimutasi karena dinilai tidak mempertimbangkan kondisi guru dan kebutuhan tenaga pengajar dalam satu sekolah.

“Mereka (guru) melapor ke DPRD bahwa mereka dimutasi sembarangan. Misalnya ada guru PPKN dimutasi, tapi tidak ada guru PPKN yang ganti, kan harus mempertimbangkan kecukupan guru dalam satu sekolah,”Ungkap ketua fraksi Nasdem Moh Taufik.

Berdasarkan informasi resmi dari internal DPRD surat rekomendasi telah berada di meja ketua DPRD Takwin menunggu untuk ditandatangani karena draf surat rekomendasi tersebut harus melalui proses koreksi. (AK) – (ANC)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.