Dari Donggala untuk Dunia

Syafruddin: Bupati Sengaja Menghambat Kinerja Dewan

Sudah hampir sebulan tiga pimpinan DPRD Donggala melaksanakan tugas, namun status ketiganya belum definitif. Pasalnya bupati Kasman Lassa belum mau melayangkan surat ke gubernur Sulteng Longki Djanggola untuk melantik ketiga pimpinan dewan tersebut.

0 1.198

Kecamatan Banawa– Belum menyuratnya bupati Kasman Lassa ke gubernur membuat anggota DPRD Donggala angkat bicara salah satunya anggota fraksi PKB Syafruddin K. Menurut Syafruddin ada unsur kesengajaan yang dilakukan bupati Donggala Kasman Lassa memperlambat mengirim surat ke guburnur.

“Patut diduga ada upaya menghambat kinerja dewan. Secara kelembagaan eksekutif dan legislatif adalah mitra, sekarang siapa mengawasi siapa. Bagaimana mau kerja kalau eksekutif tidak menseriusi persoalan ini,” ujar Syafruddin, Selasa (1/10/2019).

Lain halnya anggota fraksi Nasdem Ruslan menilai proses lambannya pelantikan ketua defenitif bisa membentuk opini di masyarakat bahwa anggota dewan tidak bekerja dengan baik.

“Kami tidak mau disebut makan gaji buta,” kata Ruslan.

Dia mengaku akan menemui bupati Donggala Kasman Lassa meminta untuk secepatnya mengirim surat ke gubernur agar pelantikan pimpanan bisa segara dilaksanakan.

“Saya akan komunikasikan dengan pak bupati, masa Donggala yang dilantik lebih dulu, bahas tatibnya lebih cepat tapi pelantikan pimpinan paling lambat. Kota Palu dan Parigi malah sudah lebih dulu padahal belum lama dilantik,” katanya.

Ketua DPRD Donggala Takwin mengatakan secara kelembagaan DPRD Donggala sudah menyurat ke Kasman Lassa melalui Sekretaris Dewan (Sekwan).

Keterlambatan pelantikan unsur pimpinan lanjut dia akan berdampak pada agenda kerja DPRD Donggala. Akibat dari keterlambatan surat bupati hingga saat ini alat Kelengkapan Dewan (AKD) terdiri dari Komisi, Badan Kehormatan, Badan Legislasi, dan Badan Anggaran belum terbentuk.

“Sekarang kita menghadapi Pilkades serentak, belum lagi evaluasi anggaran 2019. Kalau pimpinan DPRD belum definitive bagaimana kita bisa bekerja,” katanya.

Sementara itu Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Pemkab Donggala Dr. Rahmanur ditemui diruangannya mengatakan hingga saat ini berkas pengusulan pelantikan masih berada di meja bupati Kasman Lassa.

Sesuai mekanisme kata dia surat pengusulan pelantikan tersebut ditandatangani pimpinan kemudian dilayangkan ke gubernur. Lalu gubernur yang akan menerbitkan surat keputusan.

Rahmanur mengaku bila perintah dari bupati Kasman Lassa sudah ada ia akan segera membuat surat pengantar ke gubernur.

“Kalau sudah ada dari sana (bupati) saya akan proses. Pada dasarnya kami siap tinggal menunggu perintah,” terangnya. (/jr)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.