Dari Donggala untuk Dunia

Hunian Tetap (Huntap) Kelurahan Ganti Baru 60% Rampung

0 901

DONGGALA,suaradonggala.id – Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Para penyintas 28 September silam di kabupaten Donggala belum rampung dengan banyaknya problema di lapangan, salah satunya tukang yang berasal dari pulau jawa kurang lebih 52 orang terpaksa dipulangkan. Dengan alasan belum dipastikan apa sebabnya dan progres pembangunan masih 60% untuk huntap kelurahan Ganti.

Saat ditemui tukang yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa memang benar para tukang yang berasal dari pulau jawa sudah tidak ada bekerja di sini (lokasi huntap) sebelum lebaran idul fitri kemarin mereka telah pulang dan tidak kembali lagi.

“kami di sini yang menggantikan mereka sebanyak 28 orang yang berasal dari kabupaten Majene,” Ungkapnya, Senin (13/09/21)

Sementara itu kepala pelaksana, Eko saat ditemui mengatakan bahwa secara progress pembangunan huntap sudah mencapai 60% untuk wilayah kelurahan Ganti dan belum mengetahui berapa persen untuk wilayah lain.

“ Untuk kelurahan Ganti yang kami genjot pekerjaannya karena lokasi ini akan di jadikan tempat peresmian sekaligus pemberian kunci kepada para penyintas yang diberikan langsung oleh Bupati Donggala,” Ucapnya

Untuk itu, kata dia. Jam kerja ditambah hingga jam 10 malam demi mengejar waktu peresmian di tanggal 28 September bulan ini.

“ peresmiannya di tanggal 28 september ini tepat 3 tahun paska bencana menurut informasinya,” Ujarnya

Lanjutnya bahwa pihaknya optimis menyelesaikan pekerjaan 100% sebelum peresmian, ia juga menambahkan bahwa yang sementara di kerja itu sisa akses jalan, drainaise, MCK dan kebutuhan air bersih.

Adapun pekerjaan huntap yang dikerjakan oleh PT Waskita tersebar di 6 titik di kabupaten donggala yakni sebanyak 288 unit. Lokasi tersebut yaitu Kelurahan Ganti 82 unit, Loli I 27 unit, loli II 32 unit, Loli Dondo 37 unit, Wani 48 unit dan Lambara 62 unit pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 110.072.689.000 (Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi)  dan waktu pekerjaanya selama 449 hari mulai dari 09 oktober 2020. Demikian Eko (KIB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.