Dari Donggala untuk Dunia

Insiden Wartawan Diusir Hingga Diplomasi Apung

0 1.557

DONGGALA,suaradonggala.id — Aksi arogansi dipertontonkan staf kejaksaan Negeri Donggala Riyan, Chaniago dan Kasi intel Erwin Ari Nur Wahyudian yang melarang wartawan saat melakukan liputan di villa Prince Jhon Tanjung Karang. Rabu (06/10/21)

Pasalnya pertemuan antara Kejaksaan Agung RI bertemu dengan assisten III DB Lubis serta 3 instansi pemerintahan Donggala yakni DPMD, Inspektorat dan BPKAD seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Donggala.

Dan pertemuan ini berpotensi terjadinya “Diplomasi Apung” sebab setelah jamuan makan siang DB Lubis mengajak pejabat Kejagung RI dan kejari Donggala berperahu wisata menikmati keindahan pantai tanjung karang.

Terlihat dari pantauan wartawan DB Lubis bersama dengan Kejari Donggala Moh Ginanjar, Kadis DPMD Abraham dan Jaksa Kejagung RI sedang menikmati panorama keindahan pantai tanjung karang.

“Tolong jangan ambil gambar, hargai kami ya, tolong tinggalkan tempat ini,” Ucap kasi intel Erwin ditemani stafnya rian sambil menutup pintu prince jhon.

Kemudian wartawan berbalik arah memutar untuk masuk ke area prince jhon tempat pertemuan berlangsung, terlihat percakapan DB Lubis dan beberapa pejabat kejaksaan, dan setelah itu DB Lubis mengajak pejabat kejaksaan untuk berperahu wisata menikmati keindahan pantai tanjung karang.

“Tolong mas, jangan foto-foto, hargai juga kami, kalau mau foto minta izin dulu,” katanya lagi

Larangan kasi intel erwin tak membuat wartawan berhenti melakukan tugas jurnalistik, hal ini dibuktikan wartawan tetap mengikuti perahu wisata DB lubis yang berjalan sepanjang pantai tanjung karang.(TIM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.