Dari Donggala untuk Dunia

Karna Ekonomi, Seorang IRT Melanjutkan Usaha Suami Jual Sabu-sabu

0 72

Suaradonggala.id,BANAWA  — Jajaran Polres Donggala berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang terjadi di wilayah hukum Polres Donggala.

Untuk kasus, Kapolres Donggala AKBP Wawan Sunarwirawan didampingi Kasat Narkoba IPTU I Gusti Suarta dalam jumpa pers di ruang Aula Jum’at (02/10/20) kemarin, mengatakan tiga pengedar sekaligus pemakai diamankan oleh petugas.

Tiga pelaku tersebut diantaranya seorang wanita ibu rumah tangga (IRT) Tersangka yang berhasil diamankan bernama (AL) warga disalah satu Kelurahan diKecamatan Banawa Kabupaten Donggala, Tersangka ditangkap dikediamannya, Rabu (23/09/2020) sekitar 12.30 wita.

Kapolres Donggala AKBP Wawan Sunarwirawan,melalui Kasat Narkoba IPTU I Gusti Suarta. mengungkapkan penangkapan tersangka berdasarkan informasi tentang adanya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT)  yang mengedarkan Shabu – sabu yang sangat meresahkan masyarakat sekitar.

Atas informasi tersebut, Kasat Narkoba IPTU I Gusti Suarta yang memimpin kegiatan bersama team melakukan penyelidikan dan penindakan.

“Dilakukan Penindakan dengan cara penggerebekan dan penggeledahan rumah Target,” ucapnya.

“Saat digeladah dalam rumah, petugas menemukan tersangka dan tiga orang Anaknya serta langsung diamankan anggota,” jelasnya.

“Petugas menemukan barang bukti berupa 2 paket serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 4,51gram, 1 kantong plastik kecil serta 1 unit hape merk Advan warna merah,” tambah I Gusti Suarta

Dalam kesempatan ini, Kapolres Donggala mengatakan kegiatan penangkapan IRT merupakan bukti keseriusan serta Komitmen Sat Res Narkoba Donggala dibawah pimpinan Kasat Narkoba IPTU I Gusti Suarta. Sesuai dengan Atensi Kapolda Sulteng dan Kapolres Donggala untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan Narkoba di Wilayah Hukum Polres Donggala.

Selain mengungkap kasus di atas, dalam release ini Kapolres juga mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan tersangka lainnya dan lokasi yang berbeda, yakni tersangka inisial A (33), ditangkap Satres Narkoba Polres Donggala di Desa Batusuya Kecamatan Sindue. Tersangka ditangkap karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu berat bruto 1,25 gram

Sedangkan tersangka lainnya inisial N (27), ditangkap Satres Narkoba Res Donggala di jalan trans Donggala – Surumana, tepatnya di Kelurahan Banawa Kecamatan Banawa, karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu berat bruto O,56 gram.

Para pelaku dijerat dengan pasal 114, UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, terancam pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit 1 milyar dan paling banyak 10 milyar.

Hasil introgasi terhadap dari semua tersangka, mengaku jika barang haram tersebut diperoleh dari salah satu kelurahan dikota Palu.

Dan  pasal 112, UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, terancam pidana penjara seumur hidup, atau paling singkat 4 (Empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar.

Lanjut Kapolres bahwa jauhi barang haram tersebut jika tak mau dimasukan jeruji besi,  masih banyak pekerjaan yang halal dan lebih baik daripada mengedarkan barang haram tersebut.

“Hidup sehatlah tanpa menyentuh barang haram tersebut,  kasian jika generasi kalian rusak masa depannya dengan menjual barang haram itu ke generasi penerus.” Tutupnya (AKB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.