Kasman di Desak Segera Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Ketua Fraksi Nasdem Menilai Kasman Belum Mengambil Langkah Kongkrit Cegah Virus Corona di Donggala

0 208

WAKIL Ketua DPRD Donggala Sahlan L Tandamusu mendesak bupati Kasman Lassa segera membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan virus corona.

Ia menyatakan pembentukan satgas penting agar pencegahan virus corona masuk ke Donggala dapat dilakukan secara terkoordinasi, terpadu, terintegrasi, dan transparan.

“Waktu rapat terbatas bersama bupati saya sudah mengingatkan agar segera membentuk satgas Kabupaten pencegahan wabah virus corona, tapi hal itu belum dilakukan, ” kata Sahlan Selasa 24 Maret 2020.

Dia menerangkan satgas harus diisi oleh lintas dinas dan unsur muspida sehingga upaya pencegahan virus corona dapat dilakukan secara terukur. Penyampain informasi terkait warga yang terpapar juga dilakukan satu pintu untuk menghindari merebaknya informasi hoax yang bisa meresahkan masyarakat.

Sahlan melanjutkan, dewan juga mendesak bupati Kasman Lassa untuk mengalihkan APBD untuk pembelian alat kesehatan, anti septic, dan kebutuhan lain yang berkaitan dengan pencegahan wabah Corona.

“Alihkan saja dulu APBD untuk pembelian keperluan kesehatan. Saat ini alat kesehatan sangat kita butuhkan untuk pencegahan virus Corona, “ujarnya.

Terakhir, Sahlan meminta Kasman Lassa segera membangun posko-posko pemeriksaan di titik yang dianggap rawan seperti di wilayah perbatasan dan pelabuhan. Dewan akan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar langkah-langkah pemerintah dalam mengatasi wabah corona berjalan cepat dan efektif.

Sementara itu Ketua Fraksi Nasdem DPRD Donggala Moh Taufik menilai bupati Donggala lamban merespon instruksi presiden RI Joko Widodo. Belum ada langkah kongkrit dilakukan oleh Kasman Lassa terkait pencegahan Covid-19

“Padahal ini masalah yang serius, tapi, bupati hanya terlihat santai. Sekarang saja belum ada koordinasi dengan DPRD Donggala untuk segera memutuskan apa saja dilakukan untuk pencegahan Covid-19 ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola mengikuti rapat terbatas (melalui Video Conference) bersama Presiden , wakil Presiden dan Menteri mengenai Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur dan Para Menteri Menghadapi Pandemik Covid-19, Selasa, 24 Maret 2020.

Presiden RI Joko Widodo , menyampaikan arahannya kepada Gubernur antara lain bahwa penyebaran virus Covid-19 sudah terdapat di 189 Negara sehingga pemerintah saat ini harus melakukan langkah langkah strategis untuk menangani penyebaran Covid -19.

Kebijakan Pemerintah diutamakan unituk perlindungan dan keselamatan masyarakat dan mengatasi dampak yang akan terjadi kepada masyarakat luas khususnya dampak ekonomi kepada pelaku usaha kecil dan menengah.

Presiden meminta kepada Gubernur dan Bupati /walikota untuk melakukan penyesuaian Anggaran sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing kegiatan realokasi anggaran , serta pengadaan Barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Desease 2019 ( Covid -19 ).

Presiden RI meminta Gubernur, Bupati/ Walikota agar memangkas anggaran belanja yang kurang penting seperti Perjalanan Dinas dan kegiatan kegiatan yang sifatnya serimonial untuk dialihkan kepada kegiatan penangan.covid -19.
Presiden juga menyampaikan bahwa kebijakan Lockdown tidak diberlakukan hanya Social Distance untuk itu Kebijakan Social Distance harus betul betul dilaksanakan.(Jalu)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.