Dari Donggala untuk Dunia

Kasman : Mulai Sekarang, Kita Konsumsi Pangan Yang Aman Dan Bermutu.

0 19

Suaradonggala.id,PALU — Bupati Donggala Kasman Lassa melakukan Launching Peraturan Bupati Tentang Keamanan Pangan Segar Asal Tanaman (PSAT), Gemar Pangan Lokal dan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Donggala Tahun 2020, bertempat di Swiss Belhotel Palu, Senin (30/11/2020).

Turut dihadiri Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, Sekretaris Daerah Kab. Donggala Rustam Efendi, Forkopimda, Wakil Ketua II DPRD Azis Rauf, Pimpinan OPD, Para Kepala Bagian, Wakil Ketua TP-PKK Kab. Donggala Fany Sirey Moar dan Ketua DWP Kab. Donggala Yuliani Rustam Efendi.

Bupati Donggala Kasman Lassa mengatakan bahwa pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Donggala Lima tahun 2018-2023, mengacu kepada visi Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala yaitu Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Donggala yang sejahtera, berdaya saing, mandiri dan berkarakter dengan berpijak pada nilai kearifan local.Sehingga untuk mewujudkan ketahanan pangan ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu pertama kebutuhan pangan, kedua distribusi pangan dan ketiga produksi pangan.

“Dalam mewujudkan ketahanan pangan tentunya melewati berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan pangan dan gizi yang kini dihadapi yaitu produksi pangan yang terbatas, kompotensi lahan, perubahan iklim, stabilitas harga dan pasokan pangan,” Kata Kasman

Lanjut ia katakan bahwa dengan adanya kondisi seperti itu, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala melakukan langkah strategis dengan mengeluarkan/menetapkan Peraturan Bupati No 21 Tahun 2020 tentang Keamanan Pangan Segar Asal Tanaman (PSAT), Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2020 tentang Gemar Pangan Lokal dan Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi  Pangan (P2KP) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Donggala.

Namun, Sebagai daerah yang berada disebelah barat Sulawesi Tengah Kabupaten Dongala dianugrahi tanah pertanian yang subur dan ditumbuhi kenaekaragaman hayati yang sangat kaya. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa upaya pendayagunaan diversifikasi pangan telah dilakukan, namun perkembangannya masih sangat lambat. Sehingga jauh dari harapan, Penganekaragaman konsumsi pangan yaitu membudayakan pola konsumsi pangan beragam bergizi, seimbang dan aman untuk hidup sehat.

“Tetapi pada kenyataannya sekarang maraknya penggunaan pestisida yang tidak sesuai anjuran, bahan kimia pangan yang tidak baik bagi kesehatan dan pengolahan bahan pangan yang kurang baik, itu akan berdampak pada keamanan dan mutu pangan yang dikonsumsi masyarakat,” Tandasnya

“ Saya menekankan bahwa siapa lagi dan mulai sekarang (Isemapa Maipiapa) kita konsumsi pangan yang aman dan bermutu agar kemandirian dan kedaulatan pangan dapat diwujudkan,” Tegasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah Abdullah Kawulusan menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut antara  lain yaitu untuk penyediaan pangan alternatif sebagai sumber karbohidrat lokal yang beragam  dan untuk mewujudkan SDM yang sehat, aktif dan produktif melalui kecukupan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman.

Untuk itu pengembangan diverfikasi pangan merupakan salah satu upaya untuk peningkatan ketersediaan pangan dalam Era New Normal dan membuat pemerintah harus mencari cara agar keseimbangan ekonomi tetap terjaga di masa pandemik.

Olehnya terkait dengan hal itu, Kadis Tanaman Pangan Prov. Sulteng meminta agar menjaga pola konsumsi pangan masyarakat karena pangan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi setiap hari. (*)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.