Dari Donggala untuk Dunia

Kasman-Presdir PT Amway Teken MoU Peningkatan Gizi Anak Pasca Bencana

0 108

BANAWA– Bupati Donggala, Kasman Lassa  menerima kunjungan kerja Presiden Direktur PT. Amindoway Jaya, MR. James Park, Senin (5/8/2019).

Kunjungan MR. James Park ke Donggala untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU)  membantu anak-anak kurang gizi pasca gempa di Kabupaten Donggala.

Kehadiran Presiden Direktur PT. Amway kata bupati Kasman,  karena terpanggil melihat banyaknya masyarakat dalam kesulitan saat ia berkunjung ke  Donggala pasca bencana.

“Presiden Direktur Amway memutuskan ke Donggala  karena masih ada beberapa kecamatan yang mengalamai gizi kurang,” katanya.

Gempa bumi, tsunami dan tanah longsor 28 September 2018 beber Kasman sangat mempengaruhi  kondisi kesehatan dan perekonomian masyarakat.

“Insya Allah PT. Amway melalui Presden Direktur MR James dapat memberikan solusi yang terbaik untuk mempercepat  penyembuhan gizi kurang pada masyarakat Kabupaten Donggala,” sebutnya.

Presdir PT Amway disambut dengan upacara adat

 

Disela penandatanganan MoU, Staf ahli Gubernur Sulteng bidang pemerintahan dan kesra  Hj. Sitti Norma Mardjanu berharap kerja sama PT Amway Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Donggala, mewujudkan kesadaran dan kemandirian keluarga di daerah itu.

Sementara itu, Presiden Direktur PT.Amindoway Jaya MR. James Park menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Donggala, karena telah  bekerjasama dalam membantu anak-anak yang menderita manultrisi di Donggala.

Ia mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk membantu masyarakat Indonesia sebanyak banyaknya dalam pertumbuhan dimasa depan, tujuan yang sama pula seharusnya juga dimiliki oleh anak anak Indonesia .

Manultrisi kata James Park adalah isu yang terjadi secara global, menurut data WHO di dunia ini sekitar 7 juta anak dibawah usia 5 tahun meninggal dunia setiap tahunnya dan 45 % dari jumlah tersebut meninggal akibat manultrisi.

Bupati Kasman foto bersama Presdir PT Amway, MR. James Park dan unsur Pimpinan Daerah di depan kantor Bupati Donggala

 

Sayangnya manultrisi ini juga terjadi di Indonesia, tidak hanya itu balita yang ada di indonesia juga mengalami kelebihan berat badan serta sunting atau kerdil.

Sunting adalah masalah nutrisi  sangat serius dan buruk, yang disebabkan oleh gizi buruk yang diterima serta tidak sesuai dengan rekomendasi kecukupan gizi.

Di samping itu ujar James, sunting juga tidak hanya merupakan masalah fisik tapi juga terkait dengan kecerdasan anak-anak dan kerentanan mereka terhadap penyakit.

“Sebagai perusahaan yang telah  berpengalaman selama lebih dari 80 tahun memproduksi vitamin dan suplemen kesehatan Amway berkomitmen untuk membantu mengatasi masalah manultrisi anak global,” ujarnya.

James Park percaya bahwa anak-anak yang sehat, dapat tumbuh jadi orang dewasa yang sehat dengan tubuh yang sehat dan bisa memberikan lebih banyak kontribusi untuk masyarakat Donggala dan Negara Indonesia.

Penulis/Foto: Lili

Editor: Jose Rizal

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.