Dari Donggala untuk Dunia

Kasman : Saya Sangat Mengapresiasi Dan Mendukung Serta Menyampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Unicef Serta Yayasan Karampuang

0 89

Suaradonggala.id,BANAWA — Bupati Donggala Kasman Lassa melakukan pertemuan  terbatas bersama Kementrian Desa PDTT Kepala Sub. Direktorat Advokasi Peraturan Desa Eppy Lugiarti Konsultan Unicef Muhammad Zakir Akbar dan Yayasan Karampuang M. Aditiya Arie Yudistira, di ruang kerja Bupati. Rabu (25/11/2020),

Pertemuan terbatas tersebut sebagai tindak lanjut hasil pendataan Sistim Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) pada 4 (Empat) Desa/Kelurahan.dimana targetnya yaitu Kelurahan Gunung Bale, Desa Wani-1, Desa Dalaka dan Desa Loli Tasiburi di Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, kerjasama UNICEF dan Pemerintah RI melalui Yayasan Karampuang.

Pada pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala Rustam Efendi Kepala Badan Pendapatan MOH. Fahri, Kepala BAPPEDA Muhammad Ali, Kepala Dinas PMD Abraham, Kepala Dinas Pendidikan Kasmuddin dan Sekretaris Inspektorat H. Hasan.

“Saya Selaku mewakili pemda Donggala mengapresiasi dan mendukung serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Unicef dan Yayasan Karampuang atas kerjasamanya dengan Pemda Donggala, yang juga sudah menjalin kerjasama dengan Kementrian Desa.Dimana data yang sudah dihasilkan oleh Sistim Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) tersebut sangat membantu Pemda Donggala,” Kata Kasman

Ia melanjutkan bahwa sebelumnya ada program yang telah dilahirkan oleh Sekda sewaktu masih menjadi Kadis Pendidikan yaitu program Donggala kana Mavali.Dimana program Donggala Kana Mavali yaitu program kearifan lokal yang diciptakan tidak lain untuk menjadikan orang-orang menjadi cerdas, beriman dan bertakwa baik anak sekolah maupun Guru. Sehingga disetiap sekolah sudah dibangun Mushalah dan itu sudah berjalan.

“kepada Tim monitoring dari Kementrian Desa PDTT apabila di lapangan mendapatkan kesulitan, agar segera melakukan koordinasi dengan Pemda, agar permasalahan yang terjadi di lapangan bisa cepat terselesaikan.” Tandasnya

Sementara itu, Kepala Sub. Direktorat Advokasi Peraturan Desa Eppy Lugiarti mengatakan bahwa sejak tahun 2016 Kementrian Desa dan Unicef telah melakukan kerjasama, dimana kaitannya dengan penguatan perencanaan pembangunan desa berbasis data. Untuk itu, dengan adanya Sistim Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) adalah memperkuat perencanaan pembangunan di desa yang berbasis pada data.

“selama ini, kalau dilakukan evaluasi kinerjanya di desa itu tidak bisa mencerminkan untuk peningkatan status desa, padahal Kementrian Desa mempunyai target secara nasional setiap tahun untuk pencapaian desa yang berkembang, maju dan damai. Nah ini kalau pembangunan tidak bisa dievaluasi secara terukur maka akan sulit,” ujarnya.

Oleh karena itu sejak tahun 2016 sudah melakukan kerjasama dengan Unicef dan sekarang sudah mempunyai binaan di 9 (sembilan) Provinsi dan 20 (dua puluh) kabupaten/kota termasuk Propinsi Sulawesi Tengah.Dimana khusus Pasigala pasca bencana difasilitasi oleh Unicef tetapi secara nasional kementrian desa masih mempunyai kepentingan dalam hal memfasilitasi dan itu didorong terus supaya desa mempunyai data, jadi satu data desa.

“Sehingga antara Kementrian Desa, Kementrian Sosial dan Bappenas sepakat bahwa data tersebut satu berasal dari desa dan saya meminta kepada Pemda Donggala untuk mendukung kegiatan tersebut dan bisa direplikasi di desa-desa yang lain, Sehingga  target diseluruh desa di Wilayah Kabupaten Donggala dapat dilaksanakan dan data yang dikumpulkan di Kabupaten sudah mencerminkan data di seluruh Wilayah Kabupaten Donggala.” Tutupnya (*)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.