Dari Donggala untuk Dunia

Kasman Usulkan PAW, Ini Penjelasan PAN Donggala

0 2.595

BANAWA,suaradonggala.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) kabupaten Donggala, Nurjanah didampingi oleh Sekretarisnya Rofandi saat memberi keterangan prihal surat dari Kasman Lassa untuk memberhentikan atau Pengganti Antar Waktu (PAW).

Nurjanah mengatakan pada awalnya ia mengetahui surat diterima oleh ketua DPW PAN, Rusli dg Palabbi dan dirinya diundang di kantor terkait surat tersebut.

” Rusli dg Palabbi katakan ke saya, dirinya di sayangkan ikut serta dalam pembentukan mulai dari hak interpelasi hingga terbentuknya Hak Angket,” Ungkapnya

Menurut Nurjanah, surat tersebut cacat administrasi. Karna kop dan cap Bupati Donggala dan isinya mengatasnamakan ketua partai Nasdem. Dan dirinya mengira bahwa Kasman Lassa adalah seorang politisi yang berpengalaman.tapi, kenapa seperti ini terjadi serta surat tersebut diantar oleh stafnya DB Lubis. apa kapasitas saudara Lubis.

” Ini apa, kok partai lain ingin mengusik dan mengganggu belangannya PAN. Dan saya kira semua parpol sudah di atur oleh undang-undang untuk mengganti kadernya, jangan nasi putih di campur-campur dengan yang lain,” Beber Politisi asal Labuan

Nurjanah melanjutkan bahwa dirinya tidak takut sama sekali di PAW atas apa yang menurut dirinya benar. Yang dirinya takut yakni jika keluar dari tim angket atau DPRD, dirinya malu pulang ke Labuan. Karna ini semua adalah aspirasi masyarakat.

” Mendingan saya tidak tinggal di Labuan lagi jika saya keluar dari tim panitia Angket,” Tegasnya

Disinggung apakah ketua DPW Pan mendukung Hak Angket, Nurjanah mengatakan bahwa ketuanya kembalikan kepada dirinya. Jika itu baik untuk masyarakat lanjutkan dan jika itu tidak ada gunanya mendingan mundur pada saat pemberian pendapat. lagipula bukti-bukti telah dikumpulkan.

Nurjanah mengaku bahwa dirinya di minta oleh Bupati Donggala Kasman Lassa untuk tidak memberikan pendapat setelah hak Angket selesai.

” Saya akan tetap lanjut hingga selesai sampai pemberian pendapat,” jelasnya

Sementara itu sekretaris DPD PAN Donggala, Rofandi mengatakan bahwa dirinya heran dengan tindakan bupati Kasman Lassa. Dengan mengirimkan surat perintah untuk memberhentikan Nurjanah dari DPRD Donggala.

” Saya kira Kasman Lassa seorang politisi berpengalaman, mengapa terjadi seperti ini. Siapa yang berikan masukan seperti ini sehingga surat tersebut menjadi bahan lelucon,” ucapnya

Lanjut Rofandi bahwa jika melihat undang-undang yang ada dan tata tertib DPRD. Makanya dirinya mengatakan bahwa surat tersebut dapat dikatakan cacat administrasi. Demikian Rofandi (TIM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.