Dari Donggala untuk Dunia

Kerja Banggar Dinilai Tidak Maksimal

0 265

BanawaAnggota dewan Donggala, Syafruddin K, melemparkan kritikan pedas ke badan anggaran (Banggar), yang dinilainya tidak bekerja maksimal dalam membahas anggaran perubahan.

“Omong kosong kalau badan anggaran mengatakan kita maksimal bekerja,” kritiknya, saat rapat laporan kerja banggar, pada paripurna Senin (26/8) lalu.

Pembahasan anggaran pengalaman dia, bahwa dengan dokumen yang tebalnya 15 cm, dibahas dalam waktu pendek. Persidangan dan agenda rapat diakhir tahun terkesan padat sehingga dilalui secara maraton.

Makanya, lanjut Sape sapaan akrab Syafruddin, banggar selalu diburu waktu harus kerja hingga tengah malam dengan tempo hanya dua hari dua malam.

Anggota dewan dari PKB ini menyebut ada mafia anggaran yang selalu mengutak atik anggaran oleh sejumlah oknum.

“Ada penumpang gelap dalam APBD Donggala,” sebutnya.

“Ini ada yang nakal, selalu merubah dan memasukan program yang tidak masuk dalam pembahasan tiba-tiba masuk,” sambung Sape.

Hal itu kata Sape dirasakan pada setiap pembahasan anggaran perubahan.

Tanggapan lain juga dilontarkan anggota dewan dari partai Nasdem, Sahlan L Tandamusu. Sahlan meminta kepada Wabub dan Sekda agar memberi teguran kepada pimpinan OPD yang tidak mampu meningkatkan pendapatan daerah.

Bagi OPD yang tidak sanggup agar bermohon mundur demi Donggala yang lebih baik kedepan.

“Pimpinan OPD yang tidak mampu mengelola anggaran mundur saja, karena ini selalu terjadi berulang-ulang setiap tahunya,” tegas ketua BK DPRD Donggala itu. (/zy)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.