Dari Donggala untuk Dunia

Ketua DPRD Donggala dan Komisi III Kunjungi Korban Banjir Rob di Sirenja

Penulis: Mohammad Akib

0 311

SIRENJA, suaradonggala.id--Ketua DPRD Donggala Takwin bersama rombongan komisi III melakukan kunjungan kerja ke lokasi banjir rob di desa Tanjung Padang dan desa Tompe, Kecamatan Sirenja.

Kunjungan pasca bencana ini kata Takwin sebagai respon atas keluhan masyarakat terdampak yang belum mendapatkan penanganan maksimal.

“Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pembawa aspirasi rakyat,” katanya, Selasa (28/1/2020)

Takwin mengatakan permasalahan saat ini terjadi di lapangan adalah soal data. Disebutkan bahwa masih banyak warga terdampak tidak masuk dalam data.

ketua DPRD Donggala Takwin berdiskusi dengan warga terdampak rob

“Kami hadir hari ini bukan karna ada maunya (politik). Tapi, kami turun karna sebagai lembaga penyambung aspirasi rakyat. Kami akan kawal dinas terkait agar tidak ada lagi yang tidak terdata,” tegas dia.

Sementara itu anggota komisi III Nasruddin menyampaikan ke warga kecamatan Sirenja bahwa pihaknya sudah berusaha menghubingi dinas terkait namun hasilnya belum maksimal.

Nasruddin mengaku komisi III sudah berkali-kali mengundang BPBD Donggala untuk rapat bersama namun pihak BPBD tidak pernah hadir.

“Sudah empat kali kami undang BPBD , PU dan Perkinta tapi tidak ada kejelasan. Itu sebabnya kami turun ke Sirenja bertemu warga agar ada rekomendasi yang akan kami sampaikan kepada dinas terkait,” jelas dia.

Kondisi rumah warga Sirenja yang dilanda banjir rob. Foto: Fery El Shirinja

Dikatakannya komisi III tidak punya alasan mendesak dinas terkait kalau tidak ada rekomendasi dari warga Sirenja.

“Kami tidak pernah mengabaikan aspirasi masyarakat. kami hadir disini justru untuk memperjuangan asprisasi masyarakat kecamatan Sirenja,” ucap politisi PKS ini.

Salah seorang warga terdampak Yaumil mengatakan bahwa pendataan yang dilakukan oleh BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Donggala tidak valid.

“Saya minta agar data tersebut dicek kembali. Karena masih banyak warga terdampak belum terdata,” kata Yaumil.

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.