Dari Donggala untuk Dunia

Lagi, Camat Beserta Kades Ingin Damaikan Bupati Dan DPRD Donggala

Sub : Hak Angket lanjut terus

0 3.013

suaradonggala.id,BANAWA — Sejumlah kepala desa (kades) beserta camat Sindue Tobata mendatangi kantor DPRD Donggala. Selasa (27/07/21)

Diketahui bahwa camat beserta kades menyampaikan aspirasi masyarakat khususnya dari kecamatan Sindue Tobata agar kemelut antara Bupati dan DPRD selesai.

Kades Sipeso, Idris mengatakan bahwa isu yang berkembang di kalangan masyarakat Donggala itu adalah ketidakharmonisan antara Bupati dan DPRD.

” Bahwa ada yang mengatakan jika bupati dan DPRD lagi bentrok, sehingga maksud kami datang ini ialah untuk mendamaikan kedua lembaga ini,” Terangnya

Sementara itu ketua DPRD, Takwin membantah isu tersebut dengan mengatakan bahwa Bupati dan DPRD baik-baik saja. Hanya karna ada oknum yang tidak ingin kehilangan mata pencaharian sehingga mereka ingin membentrokkan kedua lembaga tersebut.

Takwin, Ketua DPRD Donggala

” Sejatinya kedua lembaga tersebut saling bersatu memajukan daerah dan saling membutuhkan, seperti halnya kades dan BPD,” ungkapnya

Disinggung terkait DPRD ingin menjatuhkan Bupati. Lagi-lagi Takwin membantahnya dengan mengatakan bahwa tidak ada niat DPRD untuk menjatuhkan Bupati. DPRD hanya menjalankan tugasnya yakni melakukan pengawasan dan melaksanakan Haknya.

” lillahi Ta’ala, kami di DPRD tidak ada niat untuk menjatuhkan Bupati. Silakan baca tatib DPRD, kami hanya menjalankan tugas. Kami di gaji untuk melakukan pekerjaan kami,” Tuturnya

Senada dengan Takwin, ketua Angket Abd Rasyid mengatakan jika yang membawa isu tersebut itu ialah orang-orang yang mementingkan perutnya.

Abd Rasyid, Ketua Pansus Angket, Ketua Fraksi PKS

” 8 tahun saya bersama Kasman, saya tidak sekalipun membuatnya sakit hati.tapi, sekarang siapa yang di buat sakit hati, ” ucapnya

Jika DPRD bentrok dengan Bupati, DPRD tidak ingin lagi ada pembahasan. Ini mereka di ruang sidang II ada Rapat Badan Anggaran dengan TAPD membahas Laporan Pertanggun Jawaban Bupati Thn Anggaran 2020 dan di ruang komisi II sementara ada pembahasan pansus LHP BPK RI.

” Jadi, kalian para kades dan camat. Jangan terbawa-bawa isu yang tidak masuk akal. Silakan baca apa itu Hak Angket,” Tegasnya

“ Mulai dari Interplasi DPRD mengundang Bupati untuk menjelaskan apa yang kami tanyakan, namun hingga Hak Angket pun Bupati Kasman Lassa enggan menghadiri,” Tutupnya (TIM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.