Dari Donggala untuk Dunia

Pandangan Umum Fraksi Sorot PAD dan Bantuan Pasca Bencana

0 98

Oleh: Zubair Yakub|

Banawa Tidak belajar pada tahun sebelumnya terjadi defisit saat perubahan anggaran, dan target PAD yang cenderung menurun menjadi sorotan fraksi PKS pada pandanganya terhadap rancangan APBD perubahan tahun 2019, yang digelar Rabu (21/8).

Disampaikan oleh Zulham M Nur Lahama, fraksi PKS juga menyoroti minimnya anggaran urusan pelayanan dasar yang semula 470 miliar lebih menurun menjadi 18 miliar.

“Ini harus menjadi pekerjaan rumah dari bupati Donggala sebagai wujud pelayanan terhadap masyarakat,” kata Zulham.

Sementara pandangan fraksi Golkar yang disampaikan oleh Bahtiar, menyoal soal PAD yang kian merosot.

Salhlan Tandamusu, juru bicara Fraksi PDIP Gerakan Perubahan, sangat mendukung program kebijakan bupati yang dituangkan dan dimasukan dalam program anggaran perubahan tahunan, yang akan dicapai dan yang akan dilanjutkan.

“Banyak hal yang menjadi perhatian termasuk bersungguh-sungguh dalam pengelolaan anggaran,” ucap Sekretaris Nasdem Donggala itu.

Sementara itu Syafruddin K, juru bicara Fraksi Kebangkitan Bangsa meminta pemerintah agar dapat meningkatkan pelayanan demi tujuan kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.

APBD perubahan lanjutnya harus menjadi roh terbuka transparan dan akuntabel, sehingga kritik dan saran selalu disampakan oleh fraksi ini sebagai sumbangsih untuk kemajuan masyarakat.

Kata Sape, sebutan akrab Syafruddin terkait anggaran, fraksi ini, menyoal mengenai pendapatan daerah yang turun 19.6 persen dari sebelumnya.

“Penurunan pendapatan tidak sebanding dengan besarnya penerimaan bantuan dari pihak ke tiga pasca bencana beberapa waktu lalu yang tidak dimasukan dalam kerangka pendapatan daerah, yang justru mengalami penurunan,” sebutnya.

Belanja langsung sebesar 670 miliar, mengalami penurunan 601 miliar. Sedang belanja tidak langsung yang sebelumnya 600 miliar lebih, naik pada perubahan sebesar 700 juta lebih, menjadi pertanyaan dari fraksi Hanura, yang disampaikan oleh juru bicaeanya, Ikbal A. Kono.

Terpisah, kepada media ini Sekab Donggala, Aidil Nur,  selaku ketua TIM Anggaran Pemerintah Daerah mengatakan apa yang disoroti fraksi-fraksi dalam pandangannya akan dijawab nantinya oleh bupati melalui jawaban atas pandangan fraksi.

Meski demikian ia menjawab mengenai bantuan pihak ketiga telah digeser kerekening pemda dengan besaran Rp2,1 miliar, dan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan sulteng.*

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.