Dari Donggala untuk Dunia

Pansus Pilkades Merasa Dilecehkan Panitia Kabupaten

0 490

BANAWA, SUARADONGGALA.ID– Panitia Khusus I (Pansus) Pemilihan Kepala Desa DPRD Donggala merasa dilecehkan panitia Pilkades kabupaten. Pasalnya hingga siang panitia pilkades kabupaten tidak mengahadiri undangan Pansus.

“Ini pelecehan kepada lembaga DPRD, terutama pada pansus,” kata ketua Pansus I Saiful .M. Lamboka dari Fraksi PDIP, Kamis 28 November 2019.

Menurut Saiful, rapat itu seharusnya digelar pada pukul 10.00 WITA. Namun, hingga waktu yang di sepakati baik dinas PMD, Kabag Hukum, dan panitia Pilkades Kabupaten tidak berkenan datang mengahadiri undangan Pansus I.

Rapat Pansus pilkades hari ini, kata Saiful, merupakan kelanjutan dari RDP bersama bakal calon kepala desa yang merasa dirugikan oleh panitia kabupaten.

Sementara itu, anggota Pansus I, Nurjanah dari fraksi PKS mengatakan saat ini tahapan pilkades sudah sementara berjalan. Mungkin saja dinas terkait sedang melakukan monitoring dilapangan.

Namun kata Nurjanah, semestinya dinas terkait seperti PMD dan Bagian Hukum yang di undang oleh Pansus menunjuk perwakilannya untuk mengahdiri undangan Pansus agar masalah tersebut selesai.

“Kalau seperti ini solusi apa yang kita cari. Tujuan Pansus untuk mengundang kan bukan untuk gontok-gontokan, tetapi kita hanya meminta keterangan terkait pelaksanaan pilkades sudah sejauh mana,” ujar politisi PAN ini.

Anggota Pansus lainya Erlansyah dari fraksi Gerindra mengungkapkan bahwa Pansus I sudah menerima surat tanggapan dari bupati Donggala melalui wakil bupati Donggala Moh Yasin.

Surat yang ditujukan kepada ketua DPRD Donggala itu kata Erlan secara garis besar menyatakan panitia kabupaten belum bersedian mengahdiri undangan Pansus karena prose pilkades serentak sedang berjalan.

“Saya kira surat tanggapan dari bupati Donggala ini bisa menjadi bahan untuk dilaporkan oleh Pansus kedalam paripurna.Surat tanggapan ini sudah jelas tinggal kita komunikasikan dengan pimpinan,” usul Erlan.

Surat tanggapan bupati Donggala yang ditandatangani wakil bupati Moh Yasin yang menyatakan ketidakbersediaan panitia Pilkades mengahdiri undangan Pansus I

 

Berbeda dengan Erlan, Sekretaris Pansus I Burhanuddin dari fraksi PKB mendesak ketua Pansus I agar menghubungi kembali panitia Pilkades kabupaten. Menurut Burhanuddin masih ada tahapan lain yang penting untuk disampaikan oleh panitia ke Pansus I.

“Ada beberapa hal yang harus saya tanggapi dari surat bupati tersebut. Kita di Pansus ini tidak ada niat melakukan intervensi. Pansus ini terbentuk karena aspirasi dari masyarakat yang merasa dirugikan oleh panitia Pilkades kabupaten,” ujar Burhanuddin.

Untuk diketahui Pansus I diberi waktu untuk bekerja selama tiga hari terhitung sejak hari Rabu 27 November 2019 sampai hari Jumat 30 November 2019. Dan akan melaporkan hasil kerja Pansus I pada hari Senin 2 Desember 2019. (/J Rizal)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.