Dari Donggala untuk Dunia

Pasca Banjir, Warga Keluhkan Air Bersih Dan Bahan Makanan

0 357

Suaradonggala.id,BANAWA TENGAH – Pasca bencana banjir yang melanda beberapa desa wilayah di kecamatan Banawa Tengah, Kamis (15/10/20), warga dari ketujuh desa,kini sudah bisa kembali ke rumah masing-masing membersihkan sisa-sisa lumpur dan puing-puing.

Salah seorang relawan yang juga Ketua Pemudah Muhammadiyah Umrah Aqil mengatakan bahwa warga lainnya sudah mulai kembali dan membersihkan rumah mereka, sebagian warga masih memilih menetap di rumah sanak saudara yang berada di ketinggian karena takut akan ada banjir susulan.

Relawan MDMC Muhammadiyah gotong royong membersihkan puing-puing sisa banjir

“Desa yang sangat parah yakni desa Puwelua, dari 5 dusun ada sekitar 38 rumah rusak berat dan 75 rumah rusak ringan. Setidaknya yang menjadi perhatian yakni ada sekitar 13 bayi, 48 balita dan 32 lansia sangat membutuhkan bahan makanan serta air bersih.dua jembatan yang rusak mengakibatkan desa ini sangat susah di jangkau.” kata Umrah yang juga lahir di desa puwelua, sabtu (17/10/20).

Lanjut ia mengatakan bahwa pasca terjadinya bencana ini banyak warga mengeluh berupa bantuan air bersih, dan makanan. Pasalnya, sebagian korban banjir tidak bekerja pasca banjir kemarin. Olehnya itu, secara otomatis untuk kebutuhan sehari-hari, para korban masih menggantungkan diri akan bantuan dari pemerintah, khususnya bantuan bahan makanan.

“warga juga meminta bantuan mesin alkon untuk membersihkan lumpur yang masih berada di dalam rumah warga dan Sampai saat ini warga belum mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) berupa makanan, pakaian dan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Yang ada dari Relawan-relawan lokal,” Jelas ketua Pemuda Muhammadiyah Donggala

“Belum ada bantuan dari pemda. Tapi, alhamdulillah ada relawan-relawan lokal seperti MDMC, Lazismu dan pemuda muhammadiyah Donggala yang melakukan penggalangan atau mengumpulkan dana lewat warga muhammadiyah serta relawan lainnya yang langsung memberikan bantuan berupa air kemasan (gelas), bahan makanan, kebutuhan pokok kepada warga. Semoga besok pipa pdam yg patah bisa di kerjakan oleh pihak pdam, namun air juga masih keruh jadi belum bisa di gunakan,” tutupnya (AKB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.