Dari Donggala untuk Dunia

Pemda Donggala, Berikan Rekening Kosong Pada Penerima Dana Stimulan

0 974

Suaradonggala.id,SINDUE — Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, berikan rekening kosong kepada korban bencana alam gempa bumi, stunami dan likuifaksi pada 28 september 2018 silam.

Ribuan para penyintas bencana ini belum sepenuhnya menerima dana rehabilitasi rekonstruksi. Bahkan ada juga yang belum terdata hingga saat ini.

seperti  yang di alami ibu Ana warga Desa Marana Kecamatan Sindue yang menjadi salah satu korban yang rumahnya rata dengan tanah mengatakan, selama dua tahun dirinya sudah beberapa kali di data oleh fasilitator yang di tugaskan oleh badan penanggulangan bencana daerah kabupaten donggala. namun hingga saat ini bantuan dana stimulan tak kunjung tiba.

“sejak sosialisasi pertama pasca bencana,saya sudah berapa kali di data,tapi sampe sekarang belum dapat bantuan dana stimulan,”jelasnya. Senin (01/02/21)

Saat ini ibu Ana dan keluarganya tinggal di huntara sambil menunggu bantuan dana stimulan yang sampai saat ini belum ada kepastian dari pemda Donggala.

“kata pemerintah menunggu pihak bank mencetak buku rekening dan semoga cepat terealisasi supaya bisa membangun rumah saya kembali,”harapnya.

Sementara Sartati warga dusun II Desa Batusuya Go’o dan para penyintas rusak berat lainnya mengaku baru terima buku rekening tanpa saldo atau rekening kosong yang di berikan oleh pihak BPBD Kabupaten Donggala.

Menurutnya dirinya baru menerima buku rekening tanpa saldo dengan berstempel tidak bisa di cairkan tanpa ada rekomendasi dari pihak dinas terkait.

“Pemda Donggala secepatnya mencairkan dana stimulan agar mereka bisa membangunkan kembali rumah yang roboh akibat gempa bumi/tsunami dan likuifaksi pada 28 september silam,”harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan ibu Diana, hingga saat ini pemerintah daerah terus menerus mengumbar janji terkait dana stimulan.

“sudah 2 tahun saya sama keluarga tinggal di pondok-pondok sambil menunggu bantuan dana stimulan,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Akris Fatah mengatakan, Pihaknya telah menyalurkan bantuan dana stimulan kepada para korban telah mencapai sembilan puluh tujuh persen.

Menurut Akris Fatah,dana stimulan kini tersisa sekitar 10 Miliyar lebih  dari 516 Miliyar. Dana sisa tersebut akan di salurkan pada tahun 2021 tahun ini.

“Jadi kami sudah salurkan tahap 1 dan tahap 2 mulai dari tahun 2019 sampai desember 2020 lalu mencapai 97,82 persen tinggal 2,8 persen lagi yang belum selesai,”Jelasnya.

Sementara fakta di lapangan, proses penyaluran dana stimulan di kabupaten donggala masih terdapat ribuan korban yang belum menerima seratus persen untuk rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. (AHM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.