Dari Donggala untuk Dunia

Perda Hewan Ternak, Manis Diawal Saja

0 90

Suaradonggala.id,BANAWA – Tiga hari setelah rombongan DPRD Banggai laut membahas  penerapan perda hewan ternak di Donggala, rombongan sapi beraksi lagi diarea perkantoran.

Padahal pada senin kemarin (30/11/20) di gedung rakyat ini bambang widiyanto selaku  kepala bidang kesehatan hewan dihadapan anggota DPRD Banggai Laut dengan bangga mengatakan dalam penindakan hewan ternak Kabupaten Donggala mengacu pada peraturan daerah (Perda) nomor 14 tahun 2010 Yang berisi jika hewan ternak di gembalakan pada siang hari dan Di kandangkan pada malam hari.

“Ada beberapa langkah telah ditempuh yakni sosialisasi ke desa dan kelurahan, diharapkan untuk desa membentuk perdes, untuk Penertiban hewan kami bekerjasama dengan pol pp untuk menertibkan hewan ternak yang berkeliaran, Ada juga peraturan bupati (perbup) yang mengatakan biaya penangkapan hewan besar 300ribu hewan kecil 150 , kemudian hasil penangkapan di tempatkan dikelurahan maleni,” katanya

Ditambahkannya Adapun Biaya pemeliharaan, peternak dikenakan biaya peliharan sebesar 50rb bagi hewan besar, dan 25rb bagi hewan kecil,

“peternak diberi jangka waktu untuk pengambilan hewan ternaknya jika tidak di ambil maka hewan di ambil oleh pemda serta dari semua dana denda tersebut akan di masukan di kas daerah,” tutupnya.

Sementara itu warga Bur yang dimintai komentar di kantor DPRD mengatakan rombongan anggota DPRD banggai laut yang belajar perda ternak ke Donggala ibarat mendengarkan atau menyaksikan dagelan wayang atau mendongeng saja, yang sejatinya penyampaian kepala bidang dinas peternakan tak sesuai kenyataan dilapangan.

“mana ada kandang penampungan hewan ternak yang diamankan satpol PP dikelurahan Maleni, tidak ada. Hari-hari hewan ternak sapi berkeliaran bukan cuman di kantor Dprd atau kantor lainnya. Di sudut kota Donggala juga banyak berkeliaran.” Keluhnya. Rabu (02/11/20) (AKB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.