Petugas Pemilu Kecamatan Pinembani Terima Penghargaan Dari KPU

Laporan: J Rizal

0 47

PINEMBANI– Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melalui KPU Kabupaten Donggala menyerahkan sertifikat penghargaan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan Pinembani.

Selain KPPS, sertifikat penghargaan juga diberikan kepadaPanitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang bertugas pada Pemilu Serentak 2019.

Untuk diketahu, Kecamatan Pinembani merupakan daerah salah satu daerah terpencil, tersulit dan terjauh di wilayah Kabupaten Donggala.

Sebanyak 269 sertifikat tersebut diserahkan oleh ketua KPU Donggala M. Unggul di Aula Kantor Camat Pinembani, Kamis (18/12/2019) disaksikan Sekcam Pinembani, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan seluruh mantan PPK, PPS, dan KPPS.

Foto: Humas KPU Donggala

 

KPU Donggala menilai Badan Adhoc PPK, PPS, KPPS dan Linmas di 9 desa Kecamatan Pinembani sudah bekerja dengan penuh dedikasi menyuseskan Pemilu 2019, sehingga patut menerima penghargaan.

“Sertifikat ini sangat spesial karena di keluarkan oleh KPU Pusat kepada mereka, yang siang malam bekerja terkuhusus di Pinembani. Dedikasi mereka sudah seharusnya kita apresiasi,” kata M. Unggul, Jumat 19 Desember 2019.

Pada Pemilu 2019, Unggul menuturkan partisipasi pemilih di kecamatan Pinembani mengalami peningkatan. Hampir semua masyarakat Pinembani sudah memahami bahwa hak suara itu penting sehingga banyak masyarakat berbonong-bondong datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.

Sistem Noken yang selama ini di gunakan di Pinembani, dosen yang pernah mengajar di IAIN Palu ini mengungkapkan, bahwa sistem itu sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat Pinembani.

“Salah satu buktinya pada Pemilu 2019, sistem noken sudah tidak lagi digunakan. Para petugas sudah mampu bekerja mandiri. PPK, PPS, KPPS dan Linmas di Pinembani mampu memberikan pemahaman kepada msyarakat terkait hak pilih,” kata Unggul.

“Kerja-kerja seperti ini perlu di tingkatkan dan di pertahankan, khususnya dalam penyelanggaraan pilkada serentak 22020,” sambung dia.

Foto: Humas KPU Donggala

 

Para petugas penyelanggara di Pinembani lanjut Unggul perlu mendapatkan perhatian khusus, karena daerah Pinembani salah satu wilayah yang sangat sulit di Kabupaten Donggala.

Pinembani memiliki 9 desa yang berada di kaki gunung. Antara desa satu dan lainya di pisahkan oleh lembah. Jaringan komunikasi sangat sulit dan sebagian besar desa di wilayah itu hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua.

“Daerah ini sangat sulit. Ada beberapa TPS hanya di jangkau dengan jalan kaki selama 4 sampai 6 jam. Daerah ini harus menjadi perhatian khusus dari KPU Donggala dalam penyelenggaraan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng 2020,” demikian Unggul (*)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.