Dari Donggala untuk Dunia

Pjs Kades Marana Diduga Gelapkan Dana Desa Dilaporkan Ke Jaksa

0 1.773

Suaradonggala.id,SINDUE – Diduga ada penggelapan Dana Desa yang dilakukan oleh Pejabat Sementara Kepala Desa Marana Serlin  S Lasadja di laporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala, Sulawesi Tengah.

Serlin di laporkan karena diduga menggelapkan Dana Desa sekitar 400 juta lebih dengan menarik uang di rekening Desa secara bertahap.

” Mereka cairkan Dana sebanyak dua kali setelah saya dilantik oleh pak Bupati,” kata Lutfin Yohan Kades Marana. Jum’at (18/06/21)

Menurut Lutfin, Serlin menarik Dana Desa sebanyak tiga kali yakin di bulan agustus 2020 dan September 2020. Padahal Dana tersebut bukan lagi kewenangannya karena sudah ada pejabat defenitif.

” Kejadian ini sudah kami laporkan ke dinas terkait dan stembuskan ke pihak Kejaksaan dan kepolisian,” Bebernya

Dalam laporan ke Kejaksaan Negeri Donggala, lanjut Lutfin bahwa telah terjadi penyalahgunaan dana desa dan ADD di desa marana dengan modus penarikan dana secara ilegal pada rekening desa marana 8010201008445 di Bank Sulteng senilai Rp. 219.500.000 pada tanggal 10 dan 11 Agustus 2020.

” Dana yang ditarik secara ilegal tersebut merupakan dana desa yang di peruntukan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD),” Jelasnya

Ia juga menambahkan, jika posisi saldo kas Desa Marana per tanggal 25 Agustus 2020 sebesar Rp. 117.577.940.Namun pada 9 September 2020, terjadi lagi penarikan secara ilegal oleh saudara Serlin sebesar Rp. 193.303,500.

” Jadi sebelum penarikan yang ketiga kalinya, saya sudah menyurat kepada Inspektorat Donggala, untuk melakukan Pemeriksaan Khusus (RIKSUS) terkait penarikan dana ini,” Ungkapnya

Lebih lanjut Lutfin menjelaskan, total dana Desa yang di bobol sebesar 400 juta lebih setelah dirinya di lantik. “Pencairan yang ketiga ini kami tau setelah hasil pemeriksaan BPPK Sulteng. Demikian Lutfin (TIM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.