Dari Donggala untuk Dunia

PMI dan IFRC Kembali Bangun Fasilitas Kesehatan di Sirenja

Penulis: Jose Rizal

0 47

Kecamatan SirenjaPalang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan International Federation of Red Cross and Red Crescent Society (IFRC) Kembali membangun dua unit puskesmas pembantu (Pustu) di Kecamatan Sirenja.

Fasilitas kesehatan tersebut di bangun di desa Lende dan desa Tondo Ujumbou. Sebelumnya telah diserahkan fasilitas puskesmas pembantu dan puskesmas sementara Tanjung Padang untuk korban bencana gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi kepada Pemda Donggala.

“Ini bentuk kepedulian PMI khususnya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sirenja yang menjadi korban bencana,” ujar wakil ketua PMI Donggala Lutfin S Djihana, disela monitoring di desa Lende, Kamis 20 Mei 2020.

Dalam monitoring tersebut Lutfin di dampingi Kepala Markas PMI Sulawesi Tengah, Saiful, Kepala Markas PMI Donggala, Jose Rizal, dan perwakilan IFRC, Refta
Puskesmas pembantu dan puskesmas sementara itu, menurut dia, dibangun dengan dukungan dana dari IFRC dan merupakan fasilitas kesehatan dasar bantuan PMI bagi warga Kecamatan Sirenja.

“PMI membangun fasilitas kesehatan itu sejak masa tanggap darurat bencana dengan harapan bisa membantu warga mengakses layanan kesehatan,” katanya.

Selain membangun fasilitas kesehatan, PMI dan IFRC juga memberikan bantuan non tunai (BNT) sebesar 6 juta kepada masyarakat dengan kategori rumah rusak berat. Penerima BNT tersebar di berbagai kecamatan terdampak bencana.

“Atas nama PMI Donggala saya mengucapkan terima kasih kepada IFRC telah memberikan dukungan dana bagi pembangunan fasilitas kesehatan di Kecamatan Sirenja dan BNT bagi warga terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala,” demikian Lutfin.

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.