Dari Donggala untuk Dunia

Proyek Mega Milyar, Picu Keretakan Internal MAN 2 Surumana

0 1.096

suaradonggala.id,BANAWA – Polemik kekisruhan internal sekolah MAN 2 Surumana mencuat dikarenakan akan adanya mega proyek pembanguna Ruang Kelas Baru (RKB).

Jika sebelumnya proses tender disoroti karena perusahaan yang memenangkan tender tidak terdaftar di Lembaga Pembangunan Jasa Konstuksi (LPJK).

Saat wartawan mendatangi MAN 2 Desa Surumana yang berabataan dengan propinsi sulselbar ini, pihak sekolah melalui kepala Tata usahanya Kamarudin mengakui jika benar akan ada proyek SBSN dari kemenag, pembangunan RKB disekolahnya, hanya saja dirinya tidak dilibatkan di persoalan proyek itu, padahal menurutnya lagi ia adalah salah satu mantan tim Pokja.

“ Maaf pak, kepsek (kepala sekolah) ada ke jakarta, sebenarnya saya tidak mau memberikan komentar, saya juga tau persoalan tender dari media pak, ” Kata kepala KTU Kamarudin kamis kemarin.

“ Kalau masalah proyek, komiu (wartawan) tanya diruangan sebelah saja ada pak Budi, saya tidak tau, saya tidak dilibatkan di persoalan ini, walaupun saya dulunya tim POKJA, ” Bebernya lagi.

Sementara itu operator sekolah MAN 2 Budi mengatakan  memang pernah ada tim yang datang melihat lokasi untuk dilakakukan pemabangunan RKB dananya sekitar 3M.

Budi, Operator MAN 2 Banawa Selatan

“ Saya tidak tau pak secara tenisnya, tanya langsung ke KPA (kuasa pengguna anggaran) pak Djiat Ahmad yang juga kepala sekolah MAN 2, ” singkatnya

Budi juga menambahkan sejak proyek ini turun keharmonisan internal sekolah sudah tidak membaik.

Terpisah ketua komite MAN 2 Surumana Bahtiar juga menuturkan hal yang sama, menurutnya mega proyek dari kemenag itu membuat kekisruhan di internal sekolah.

Bahtiar

“ Sudah sejak bulan puasa kemarin persoalan ini memang mau saya bicarakan ke pihak sekolah, Cuma karena waktu saya terbatas saya belum sempat, nanti saya undang komiu (wartawan) pertemuan internal sekolah, memang benar adanya gara-gara proyek 3M internal sekolah MAN 2 terpecah-pecah, ” Sebut anggata DPRD fraksi Golkar ini.

Sementara itu kepala sekolah MAN 2 Surumana Djait Ahmad yang dikonfirmasi via telpon di 0813-4101-XXXX tidak mau memberikan penejelasan ke wartawan.

“ Saya lagi sibuk, nanti saya pulang saja, saya sibuk ini. ” Tutupnya dengan nada tinggi. (AKB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.