Dari Donggala untuk Dunia

Puluhan Ribu Peserta BPJS Donggala Bakal Dicoret

0 492

BANAWA– Sebanyak 20.643 orang peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kabupaten Donggala bakal dicoret. Pencoretan puluhan ribu peserta BPJS di Donggala karena tidak masuk dalam data base terpadu Kemensos RI.

Hal itu diungkapkan anggota komisi I DPRD Donggala, Aripuddin Hatba, SE kepada suaradonggala.id Selasa (6/8/2019)

“Surat edaran Kemensos menyebut Donggala sekitar 20 an ribu peserta BPJS akan dicoret. Surat edaran itu juga disampaikan kepada seluruh kabupaten/kota di Sulteng,” ujarnya.

Menurutnya, pencoretan itu sangat berdampak terhadap warga masyarakat di Kabupaten Donggala khususnya yang telah masuk dalam IPB.

Pihaknya tentu akan mempertanyakan kepada BPJS terkiat masalah ini. Hanya saja saat dilayangkan undangan rapat dengar pendapat pihak terkait (BPJS) tidak nongol di DPRD.

“Ini juga yang menjadi kendala dan membuat kecewa sejumlah anggota dewan Donggala,” sebutnya.

Seyogyanya rapat dengar pendapat akan dilaksanakan pada Selasa siang di tunda, dikarenakan pihak terkait yang sebelumnya telah dilayangkan undangan enggan menghadirinya.

Rapat dengan sendirinya batal digelar. Padahal, ungkap Arif, rapat dengar pendapat ini penting guna mencari titik temu permasalahan dan solusi tepat  penyelesaiannya.

Termasuk menanyakan masalah ini ke Dinas Sosial selaku instansi yang diberi wewenang dalam melakukan pendataan, dan dinas kesehatan selaku eksekutor pelaksana program BPJS di daerah.

Dari 175 ribu lebih warga di Kabupaten Donggala terdaftar dalam program kepesertaan BPJS,  sudah pasti akan berkurang karena adanya pencoretan sebanyak 20 an ribu lebih.

Sedangkan pemerintah daerah telah berusaha mengakomodir warga yang tidak terdaftar dalam kepesertaan BPJS, namun masuk dalam program Jamkesda telah diintegrasikan ke BPJS hanya melalui pendataan identitas NIK.

“Ini sudah tak ada masalah. Yang jadi masalah baru jumlah yang akan tercoret dari data BPJS, akan membebani daerah,” tuturnya.

Olehnya kata dia, perlu adanya pemecahan masalah dan mencari solusi sehingga ini dapat teratasi.

 

Penulis: Zubair Yakub

Editor: Jose Rizal

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.