Dari Donggala untuk Dunia

Rasyid: Dewan Dorong Gunakan Hak Angket

0 829

BANAWA– Wakil ketua DPRD Donggala, Abd Rasyid mengatakan pimpinan dan anggota DPRD Donggala akan mendorong penggunaan hak angket kepada bupati Donggala, Kasman Lassa.

Usul penggunaan hak angket menguat setelah ditemukan fakta bahwa pelantikan, mutasi, dan promosi jabatan yang dilakukan Kasman Lassa 4 Maret 2019 melanggar undang-undang.

“Kami berkesimpulan mendorong penggunaan hak angket atas kebijakan  saudara Kasman Lassa yang banyak bermasalah dan menimbulkan kegaduhan,” katanya Minggu (4/8/2019) malam.

Lanjut Rasyid pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan oleh Komisi I DPRD Donggala pada tanggal 17 Juli 2019 yang menghadirkan Sekda Donggala, H Aidil Nur dan BKPSDM Donggala, Abdullah Lahinta, terkuak sejumlah fakta.

Salah satu fakta tersebut pengangkatan, pelantikan, dan mutasi pada tanggal 4 Maret 2019 terkhusus terhadap 14 ASN  telah terjadi pelanggaran hukum sebagaimana dikuatkan oleh Surat KASN Nomor : B-1967/KASN/6/2019.

“Sekda dan Kepala BKPSDM mengakui bahwa KASN telah menyurat kepada Bupati Kasman Lassa terkait Rekomendasi dan Pengaduan Pelanggaran Sistem Merit di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala, sehingga terungkap bahwa ada 14 nama ASN yang dimanipulasi datanya (data Palsu),” bebernya.

Baik Sekda maupun BKPSDM lanjut Rasyid mengakui  tidak dilibatkan atau bahkan tidak mengetahui ke 14 nama ASN tersebut. Kepala BPKSDM Donggala menyebutkan bahwa yang melakukan pemalsuan data tersebut adalah oknum BKPSDM yaitu Sekretarisnya atas nama Isngadi dan salah seorang UPTD.

Menurutnya pemalsuan data ke 14 ASN yang telah dilantik terlebih adalah kepala sekolah sangat berdampak luas di kemudian hari yaitu terkait penandatanganan ijasah bagi murid yang lulus karena kepala sekolah tersebut tidak sah atau cacat hukum, dan juga penggunaan dana bos sekolah tersebut.

“Kami berpendapat bahwa hal ini perlu segera ditangani lebih serius dan ruang RDP tidak cukup untuk menindaklanjuti fakta tersebut,” ujarnya.

Pimpinan DPRD Donggala ungkap Rasyid sudah menerima rekomendasi dari Komisi I dan ditindaklanjuti dengan rapat internal antara pimpinan dan ketua frkasi pada tanggal 1 Agustus 2019.

“Pimpinan DPRD menganggap bahwa hal ini sebagai kejadian luar biasa sehingga harus mendorong hak angket kepada saudara Kasman Lassa,” imbuhnya.

Penulis: Jose Rizal

Editor: Jose Rizal

 

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.