Dari Donggala untuk Dunia

Kursi Ruang Rapat DPRD Donggala Banyak Kosong Saat Paripurna Laporan Pansus

0 256

suaradonggala.id– Mayoritas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala banyak tidak menghadiri rapat Paripurna laporan Pansus II, Jumat (11/3)

Paripurna terpaksa ditunda hingga Senin 13 Maret 2022. Sesuai jadwal, rapat harusnya dimulai pukul 13.00 WITA. Namun, hingga Paripurna dimulai pada pukul 15.00 WITA, anggota Dewan yang duduk di kursinya baru 6 orang anggota.

Wakil Ketua DPRD Donggala, Sahlan L Tandamusu yang memimpin rapat kembali mengingatkan komitmen anggota Dewan soal aturan Tata Tertib Dewan.

Ketidakhadiran anggota dalam Parpurna menurut Sahlan menjadi penilaian buruk bagi lembaga.

“Bukan hanya hari ini terjadi. Sudah sering kali, jadi dimohon ketaatan kita pada Tatib. Karena ini amanat rakyat yang harus kita jalankan,” katanya.

Namun menurut anggota Dewan dari fraksi Gerindra, Asgaf Umar, ketidakhadiran anggota Dewan dalam Paripurna karena sebagian sedang menjalankan tugas luar.

Sebelum menutup rapat, Sahlan berpesan agar anggota yang hadir menyampaikan ke anggota di komisinya masing-masing untuk hadir pada rapat Paripurna berikutnya.

Sebagaimana diketahui, DPRD Donggala telah membentuk Pansus II untuk membahas temuan BPK RI Perwakilan Sulteng.

Pansus yang di pimpin Asgaf Umar tersebut mengusut adanya dugaan pelanggaran pengadaan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dilaksanakan oleh 58 Kepala Desa.

Sebelumnya, BPK RI Perwakilan Sulteng meminta bupati Donggala, Kasman Lassa untuk memberikan sanksi bagi para Kades yang menganggarkan pengadaan alat TTG. (jr)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.