Dari Donggala untuk Dunia

Salah Satu Pengugat DPRD Donggala Diduga Gelapkan Dana Stimulan

0 1.749

BANAWASELATAN,suaradonggala.id — Salah seorang penggugat DPRD Donggala inisial AS di duga menggelapkan dana stimulan di dusun empat marale desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan.

Hal itu diungkapkan Warna, salah seorang penerima stimulan tersebut mengatakan pada awal pencairan tahap pertama dirinya bersama suami di tawari akan dibantu oleh AS untuk membeli bahan bangunan pada pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri.

Warna menyebutkan huntap mandiri miliknya hingga kini belum rampung seratus persen dan Selama ini dirinya membangun pondok di gunung untuk tempat tinggal sembari menunggu rampung huntap yang sementara dibangun.

Menurut warna pada saat itu saudara AS mengatakan bahwa jangan kalian membelanjakan bahan, nanti habis percuma uangnya. Bahkan dirinya bersama suami mengumpulkan uang dari hasil jual gula merah dan daun nila sebesar 4jt untuk melanjutkan pembangunan rumah.itupun belum dapat membangun huntap sepenuhnya.

“Pada saat itu saudara AS mendatangi saya bersama suami dan mengatakan bahwa kami mendapatkan dana stimulant rusak berat sebesar 50jt dan selang beberapa hari saudara AS membawa suami saya untuk menerima uang tersebut di bank untuk tahap pertama sebesar 20jt dan pada saat itu suami saya hanya di beri uang sebesar 600ribu,” ungkapnya ibu dari tiga orang anak, Minggu (22/08/21)

Ia melanjutkan bahwa Selama 2 tahun dirinya bersama suami tinggal di gunung, suaminya membangun pondok sembari menunggu rampung huntap dan sesekali menumpang memasak di rumah ipar yang  berpaspasan dekat huntap yang sementara dibangun.

Lanjutnya lagi bahwa pencairan tahap 2 sebesar 30jt, suaminya hanya diberi uang sebesar 500ribu. Dan dirinya mendapatkan info bahwa upah tukang telah dibayar lunas sebesar 8,5jt.

“bagaimana caranya tukang sudah di bayar lunas sedangkan huntap kami belum kelar. Kami berharap kepada saudara AS agar mengembalikan uang tersebut, biar kami yang membangun rumah sendiri,” Harapnya

Dirinya juga menambahkan bahwa jika saudara AS tidak mengganti uang tersebut dalam waktu dekat, dirinya bersama suami akan melaporkan ke pihak berwajib.

“Sekitar kurang lebih 30jt uang kami bersama saudara AS, sudah setahun kami menunggu pembangunan huntap akan tetapi belum ada juga jawaban dari saudara AS,” jelasnya

“Bapak lihat sendiri kondisi rumah, belum teratap, lantainya belum ditimbun. Aii pokoknya rumah belum siap tinggal kasian,” Keluhnya

Sementara itu saat di hubungi melalui telepon seluler saudara AS di nomor telepon 08524260xxxx tidak dapat menerima telepon atau berada diluar jangkauan. (TIM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.