Dari Donggala untuk Dunia

Sang Pemulung

0 171

BANAWA-Kakek tua sang pemulung itu mengayuh sepeda becaknya dengan pelan. Setiap hari ia keliling kota Donggala untuk mencari sampah bekas.

Mencari sampah bekas baik itu kardus ataupun botol plastik yang masih dapat di daur ulang sudah lama ia lakoni. Dengan keuntungan yang tidak seberapa, kakek tua bernama Danil ini memilih berprofesi sebagai pemulung agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Lelaki yang hidup sebatang kara ini rela melakukan perjalanan dari satu tempat tumpukan sampah ke tumpukan sampah lainnya untuk mendapatkan rupiah.
Meski dengan tenaga yang sisa, ia membongkar banyaknya sampah dan terus mencari sampah yang masih dapat di manfaatkan.

Foto: Bang Jalu

Botol dan barang bekas lainya ia kumpulkan lalu di masukan kedalam karung dan di angkut kedalam sepeda becaknya.

Dimasa tuanya, ia harus bekerja keras menjadi pemulung. Sebenarnya menjadi pemulung bukanlah keinginan veteran pejuang kemerdekaan 1945 ini, namun keadaan yang menuntut ia untuk melakukan pekerjaan itu. (Jose Rizal)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.