Dari Donggala untuk Dunia

Sekretariat DPRD Dan Pemda Donggala Berlakukan Jam Kerja Dimasa Pandemi Covid19

0 113

Suaradonggala,id,BANAWA – Melalui Surat edaran Bupati Donggala Kasman Lassa nomor 800/BKPSDM/505/IX/2020 itu menindaklanjuti surat edaran mentri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 67 tahun 2020 tentang perubahan atas surat edaran mentri pemberdayaan aparatur negera dan reformasi birokrasi nomor 58 tahun 2020 tentang sistem kerja pegawai aparatur sipi negara dalam tatatanan Normal baru atau di masa pandemic covid19.

Sekretaris DPRD Lukman saat dikonfirmasi dikantornya mengakui telah memberlakukan edaran bupati ini dengan menerapkan 50% kehadiran dari jumlah pegawai yang ada di Sekretariat DPRD. Rabu (30/09/20)

“Jumlah pegawai Kami di DPRD itu sebanyak 150 orang, setiap minggunya pegawai yang hadir hanya 50% saja atau dengan sistem Shift, begitu juga dengan umur pegawai 50 tahun ke atas mereka harus berkantor dirumah, mereka yang berkantor dirumah tidak bisa keluar rumah sesuai jam kerja kantor serta jika sewaktu-waktu ada kepentingan mendesak harus bisa masuk kantor,” Pungkasnya

Mohammad Yusuf Asisten I

Sementara itu Asisten I Mohammad Yusuf mengatakan Selain dasar surat diatas, keluarnya edaran bupati berdasar pada update covid-19 yang dikeluarkan oleh Dinas kesehatan provinsi sulawesi tengah pada tanggal 21 september 2020, dimana wilayah Donggala masuk dalam Zona Merah.

Olehnya kata Yusuf lagi pemda memberlakukan jam kerja pegawai dengan sistem Shift, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Pegawai Negri Sipil (PNS) bukan diliburkan ya, mereka tetap bekerja dirumah dengan sisten daring, mereka (PNS) juga harus siap-siap jika sewaktu-waktu ditepon untuk bisa hadir ke kantor jika ada urusan penting atau jaringan bermasalah.” Tutupnya. (AKB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.