Dari Donggala untuk Dunia

Serunya Lomba Permainan Klahar di Banawa

0 269

Oleh: Jose Rizal

Kecamatan BanawaPermainan Klahar, sudah tidak asing bagi sebagian orang di Donggala. Permainan ini favorit anak-anak dan remaja lelaki dimasanya. Namun seiring perkembangan zaman, permainan ini sudah jarang dimainkan.

Agar permainan ini kembali dimainkan, sekolompok anak muda Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa Minggu (18/8/2019) siang menggelar lomba permainan Klahar ini.

Lomba yang di ikuti sekitar 10 peserta  ini mengambil titik start tak jauh dari rumah jabatan wakil bupati Donggala, Moh Yasin dan finis depan SMP Negeri 1 Banawa.

Serunya lomba ini membuat para penonton bersorak gembira. Bila ada peserta yang jatuh karena bersenggolan, penonton sontak tertawa. Ada yang memvideonya, ada pula yang menyiarkannya secara langsung melalui akun facebook.

Salah seorang peserta terjatuh saat bersenggolan. FOTO: Bang Jalu

 

Sementara, para penonton orang tua terlihat sangat antusias menyaksikan lomba ini dari sisi jalan. Meski matahari sangat terik mereka tak bergeming. Diwajah orang-orang tua itu terpancar kegembiraan.

“Ini membuat terkenang masa-masa remaja saya dulu,” kata salah seorang kakek bernama Atu (60) saat ikut menonton lomba kepada suaradonggala.id.

“Ini sangat mengasyikkan. Bahkan, bisa jadi ajang uji nyali dan meningkatkan  adrenalin,” sambungnya.

Salah seorang hampir mencapai finis. FOTO: Bang Jalu

 

Untuk diketahui, permainan Klahar ini dibuat dari kayu papan dengan panjang kira-kira 80-100 cm. Di bagian depan, dibuatkan kemudi. Bahannya juga dari kayu. Bentuknya mirip dengan garpu sepeda. Panjangnya kira 60-70 cm.

Diantara kedua kaki garpu itu diletakkan roda yang menggunakan Klaker (Laher).  Klaker adalah besi bulat yang sering digunakan sebagai As roda motor atau mobil. Bagian belakang permainan Klahar,  dudukan rodanya dibuat lebih rendah.

Tujuannya, agar posisi agak mendongak ke atas sehingga saat meluncur di jalan menurun pengemudi tidak menunduk tapi tetap sejajar, sehingga gampang mengendalikan Klahar. Di bagian belakang Klahar ini umumnya terpasang dua roda. Tapi suaranya sangat bising saat bergerak di aspal. (jr)

 

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.