Sidang Kasus Doti, Tiga Wartawan Liputan Donggala Bersaksi di Pengadilan.

0 2.120

BANAWA– Sidang kasus pengancaman menggunakan ilmu hitam (Doti) dan dugaan pencemaran nama baik dengan tergugat bupati Donggala, Kasman Lassa  di gelar di Pengadilan Negeri Donggala, Selasa (30/7/2019)

Agenda sidang yang di hadiri kuasa hukum penggugat (Abubakar Aljufri) dan tergugat (Kasman Lassa) ini yakni penyampaian alat bukti berupa video dan kliping koran.

Selain itu, pihak penggugat juga menghdirkan tiga orang saksi tambahan. tiga saksi itu masing-masing wartawan Metrosulawesi, Tamsyir, wartawan Kaili Post, Syamsir Hasan dan wartawan TVRI, Basrudin.

Pada sidang kali ini, majelis hakim, Taufiqurahman SH memberikan kesempatan kepada penggugat memutar alat bukti video dan di saksisikan bersama kuasa hukum tergugat (bupati).

Kuasa hukum tergugat sempat menolak permintaan majelis hakim saat majelis ingin menghadirkan berbarengan tiga saksi itu.

“Maaf yang mulia jangan dihadirkan berbarengan di hadapan majelis. Satu persatu yang mulia,” usulnya.

Usul kuasa hukum tergugat (bupati) akhirnya dikabulkan oleh majelsi hakim dan saksi pertama yang dimintai keterangan adalah wartawan TVRI atas nama Basrudin.

Sidang yang berlangsung alot ini di skors majeli hakim karena memasuki ba’da Magrib.

Sebeblumnya, bupati Donggala, Kasman Lassa di guggat oleh Abubakar Aljufri karena dinilai telah mencemarkan nama baik Anggota DPRD Donggala itu.

Politisi Golkar ini juga melaporkan Kasman Lassa ke Polda Sulteng karena mengancam  akan mengirimkan Doti (ilmu hitam) kepada dirinya.

Kasus video Doti ini kemudian menjadi viral dan menjadi perbincangan netizen di laman facebook dan youtube. (Jose Rizal)

 

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.