Dari Donggala untuk Dunia

Subhi : Mereka (Gudacil) Juga Punya Keluarga Dan Harus Makan, Maka Bayarkan Honor Mereka

0 326

Suaradongggala.id,BANAWA – Sekeretaris komisi III Dprd Kabupaten Donggala Subhi menyayangkan hak guru daerah terpencil (gudacil) sampai saat ini belum di realisasikan padahal anggaran sebesar 2,1M sudah di anggarkan diperubahan.

Subhi mengatakan jika mereka terus melaksanakan tanggung jawabnya sebagai honor daerah terpencil, dan sebagian besar dari mereka harus rela berpisah dari keluarga, untuk mengabdikan diri pada Daerah yang kita cintai ini.

“Di tengah pandemik seperti saat ini, Seharusnya dinas terkait lebih memperhatikan hak hak para pejuang cita cita bangsa yg kita cintai yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” Ucap ketua dpd Golkar Donggala melalui pesan singkat. Sabtu (21/11/20)

Lanjut ia katakan Sebagai mantan gudacil, saya sangat merasa kecewa terhadap dinas terkait tidak memperhatikan hak-hak mereka dan Seharusnya honor gudacil ini masuk dalam belanja rutin dikjar setiap tahun anggaran pada APBD.

Menurutnya Ini seolah di kesampingkan, Pada pembahasan APBD perubahan 2020 beberapa waktu lalu sudah di alokasikan anggaran untuk gudacil sebesar kurang lebih 2 M.

“Anggaran tersebut secepatnya di bayarkan kepada gudacil Dan melakukan evaluasi terhadap gudacil yg masih aktif di tempat tugas mereka masing-masing,” Harapnya

“Agar anggaran yg di kucurkan betul betul tepat sasaran dan kalau memungkinkan di tahun 2021 dikjar kembali melakukan rekrutmen gudacil untuk mengisi kembali sekolah sekolah terpencil yang masih kekurangan guru Sebab setau saya ada beberapa gudacil ini yg sudah tdk aktif. Ada yg sudah terangkat jadi CPNS,” Tandasnya

Sementara itu sekretaris dikjar Mahmud mengungkapkan bahwa benar ada 175 orang guru Dacil belum terbayarkan dari januarai samapai sekarang, honor dacil itu jika tahun sebelumnya 1 jt perbulan, karena sekarang covid 19 ada pemotongan anggran jadi honor menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

“honor guru dacil SD/SMP itu masih dalam proses dan tetap kami akan bayarkan, anggaran yang dipersiapakan untuk membayar insentif guru dacil itu 2,M,” katanya

Disinggung beberapa Guru dacil yang telah meninggal dunia dan belum sempat menerima honornya mahmud menjawab jika guru dacil meningal sebelum menerima insentifnya pihaknya tetap membayar berdasrakan  waktu meninggalnya guru tersebut.

“guru dacil yang telah meninggal tetap kami bayar, tetapi tidak ful, mislanya guru tersebut meninggalnya bulan juni jadi yang kami bayarakan insenetifmy dari januari samapi Juni saja, itu juga harus diperkuat dengan surat keteranagna kematian,

Ditambahkannya guru dacil ini masuk dalam program donggala mengajara dan budget yang disiapkan itu sebesar 2,1M.

“pasti kami bayarkan insentif dacil, sekarang masih proses”tutupnya. (AKB)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.