Dari Donggala untuk Dunia

Terungkap Lagi Keluarnya Dana 400jt Desa Marana

0 2.503

DONGGALA,suaradonggala.id – Tinggal menghitung hari pansus Angket selesai, pemberi keterangan bermunculan. Kali ini Fintha seorang bendahara desa Marana kecamatan Sindue datang memberikan keterangan terakit dana desa yang keluar sebesar 400jt.

Fintha menuturkan bahwa saat ia menjabat bendahara desa sejak pak Lutfin menjadi kades periode pertama dan sampai saat ini masih berstatus sebagai bendahara desa Marana, Hanya saja sejak masuknya Pjs ibu Serlin penggelolaan keuangan sudah tidak dapat dikontrol lagi.

“Saya di Kaur keuangan sekaligus bendahara desa Marana sejak pak Lutfin periode pertama, saya mengelola keuangan desa dari pencairan,penggunaan dan penata usahaan, tapi sejak ibu Serlin Pjs dana desa tidk pernah distrokan ke saya, ” Tuturnya, Senin (06/09/21)

Lanjut ia menjelaskan saat itu rasa kecurigaan mulai muncul kepada pjs ibu Serlin saat ada pembagian dana BLT, padahal penarikan dana harus sepengetahuannya karena pencairan di Bank masih menggunakan tanda tangannya sebagai bendahara desa.

“Termasuk dana 400 jt yang ditarik ibu Serlin, padahal saya bendahara kami curiga kenapa ada dana BLT dibagikan? saya ke bank BPD cabang palu mencetak rekening koran, saya melihat ada penarikan setelah pak lutfin dilantik tanggal pada tanggal 10 dan 11 Agustus 2020, kemudian saya cetak lagi rekening koran, ada pencairan lagi bulan September, ” Jelasnya

Sementara itu Sekdes Marana Sofyan yang diberikan kesempatan memberikan keterangan dihadapan pansus hak angket dan menjelaskan pada saat ia diberhentikan oleh pjs desa Marana Ibu Serlin,

Padahal katanya lagi ia sudah menjabat sebagai pejabat desa Marana sejak periode pertama Kades Lutfin.

“Pak Lutfin ini Kades Marana 2 periode, makanya pak Lutfin selau dihalangi menjadi Kades lagi, dari sejak pendaftaran sampai sekarang,” Terangnya

“Pada masa ibu serlin 2021  pjs Marana, kami diberhentikan sepihak, penyebabnya tidak kami tau, saya tanya ibu Serlin apa dasarnya kami diberhentikan, tapi tak dapat jawaban,  bahkan gaji kami belum terbayarkan, ibu Serlin hanya sibuk membuat perangkat desa baru,” Tambahnya

Ketika ketua Pansus hak angket Abd Rasyid menanyakan dana 400 jt, Sofyan menjawab kronologis penarikan dana itu tak diketahuinya dan tanpa sepengetahuannya.

“yang gunakan dana 400 jt itu ibu Serlin, pak Kades Lutfin tidak terlibat di dana 400 jt itu, maaf pak ketua kronologis penarikan uang 400 jt saya tidak tau,” Ungkapnya (TIM)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.