Dari Donggala untuk Dunia

Tiga Poin Tujuan Kembara PKS Sulteng di Desa Enu

Laporan: J Rizal

0 441

SINDUE, suaradonggala.id—Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahterah (DPW PKS) Sulawesi Tengah menggelar Kemah Bhakti Nusantara (Kembara) di pantai desa Enu, Kecamatan Sindue.

Direncanakan, kegiatan Kembara PKS Sulteng ini antara lain bakti sosial dan penanaman ribuan bibit pohon di pesisir dan pegunungan desa Enu.

Kembara gelombang ke 2 ini akan dilaksanakan hingga tanggal 27 Desember 2019 dikuti seluruh pengurus DPD PKS se Kabupaten/Kota se-Sulteng. Kegiatan Kembara dibuka oleh ketua umum DPW PKS Sulteng Muhammad Wahyuddin, Rabu (25/12/2019)

Muhammad Wahyuddin mengatakan Kembara merupakan kegiatan resmi partai bertujuan tiga hal, pertama mengokohkan komitmen kesetiaan dalam berorganisasi. Kedua, memupuk semangat kebersamaan dan kolektifitas, ketiga mengokohkan semangat patriotisme terhadap NKRI.

Ketua DPW PKS Sulteng Muhammad Wahyuddin memeriksa kesiapan peserta Kembara

 

“Kembara ini menjadi bukti kecintaan kita terhadap NKRI. Kita siap menjadi yang terdepan membela NKRI,” katanya.

Menurut Muhammad Kembara juga merupakan komitmen bahwa kader PKS siap membangun solidaritas antara sesama kader PKS.

“Kita tidak ingin keberadaan para kader PKS hanya sekedar kerumunan saja. Kita mau kader PKS siap untuk bekerjasama,” ucap dia.

Melalui momentum Kembara kader PKS dididik untuk bisa bekerjasama. Kader PKS tambahnya harus mampu menghilangkan egoisme sehingga tercipta kebersaman.

“Karena syarat untuk mendapatkan kecintaan dari Allah SWT berjuang dijalanNya adalah barisan yang rapi,” jelas Muhammad.

Ketua DPW PKS Sulteng Muhammad Wahyuddin menyematkan tanda peserta kepada salah seorang perwakilan peserta Kembara

 

Selain itu, dalam penyampaianya, Muhammad meminta agar kader PKS siap terjun dalam aksi-aksi kemanusian. Kader PKS harus menjadi yang terdepan dalam setiap aksi kemanusian.
Menutup amanatnya, Muhammad Wahyuddin menyampaikan, target rekrutmen anggota baru PKS 2020 sebesar 13.500 kader.

“Angka 13.500 ini harus dijadikan target bersama agar bisa terealisasi. Sehingga tahun 2021 kita siap menghadirkan setengah dari angka itu untuk mengikuti kegiatan Kembara,” demikian Muhammad Wahyuddin.

Sementara itu pengurus DPP PKS Juli Wibowo mengatakan kegiatan Kembara di Sulteng merupakan sesi terakhir dari seluruh kegiatan Kembara secara Nasional pada tahun 2020.

Peserta Kembara PKS se Sulteng berasal dari kader biasa maupun kader yang sudah menduduki jabatan seperti anggota dan ketua DPRD.

“Disini hak mereka dicabut. Jadi nggak dibeda-bedain, semua diperlakukan sama apakah dia anggota DPRD, atau ketua DPRD. Dengan begitu kader PKS akan kompak dan bisa bekerja secara kolektif,” tutup dia. (*)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.