Dari Donggala untuk Dunia

Tiga Tahun Mati Suri, Asosiasi Tenun Donggala Akhirnya Gelar Mubes

Penulis: Mohammad Akib

0 203

BANAWA TENGAH, suaradonggala.idAsosiasi Tenun Donggala menggelar Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di kantor desa Towale, kecamatan Banawa Tengah, Sabtu (01-02-2020)

Mubes di buka oleh wakil bupati Donggala Moh.Yasin. Hadir dalam Mubes wakil ketua PKK Kabupaten Donggala Fany Sirey Moar, Kades Towale, Subhan, dan komunitas tenun Donggala, Palu dan Sigi.

ketua panitia Mubes Anas Lamakarate mengatakan dalam kurun waktu 3 tahun tenun Donggala itu mati suri.

Dia berharapa dengan Mubes tersebut menjadi era kebangkitkan kembali tenun Donggala untuk bisa di terima di Sulawesi Tengah dan di seluruh indonesia.

“Lewat asosiasi ini kita juga dan hidupkan kembali komunitas tenun Donggala. Selain itu bagiamana kita mengkomunikasi ke pemerintah maupun pengusaha yang bergerak di tenun agar produk kita berkembang,” katanya.

Wakil ketua PKK Kabupaten Donggala Fany Sirey Moar, SE menyerahkan bantuan bahan baku tenun kepada tiga perwakilan komunitas tenun Palu, Sigi, Donggala

 

Dikatakannya, seorang penenun itu harus dapat bersaing dengan majunya perkembangan zaman. Bukan hanya dalam menenun, tapi, juga dalam menjual hasil tenunnya.

Sementara itu, Wakil bupati Donggala menekankan agar asosiasi tenun ini dapat berdampak positif terhadap kelestarian budaya warisan leluhur.

Selain itu kata Yasin juga berdampak baik terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

“Harapan saya selaku pemerintah daerah asosiasi ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah kabupaten Donggala,” ujarnya.

Yasin menjelaskan bahwa tenun Donggala sudah sangat terkenal. Namun belum di kerjakan secara maksimal. Dia berharap tenun Donggala bisa menjadi icon baik lokal maupun nasional.

Untuk diketahui wakil ketua PKK Donggala Fany Sirey Moar, menyerahkan bantuan berupa bahan baku tenun kepada perwakilan pengrajin tenun.

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.