Dari Donggala untuk Dunia

Wacana Hak Angket Mulai Melemah

0 334

BANAWA –  Wacana Hak Angket yang disuarakan oleh sejumlah anggota dewan kian melemah. Rapat Bamus yang sudah di jadwalkan, Jumat (9/8) kemarin, akhirnya batal di laksanakan.

Selain itu, beberapa fraksi belum menentukan sikap politiknya, salah satunya adalah fraksi Gerindara. Banyak pihak sejak awal ragu pada keseriusan anggota dewan yang menyuarakan hak Anket.

Menurut ketua Dewan Donggala, Asis Rauf, SH juga kader Gerindra itu, mengaku baru menerima perintah dari partainya untuk bersikap menyuarakan hak angket.

“Kami hanya menuruti perintah dari partai,  lagian juga belum dilaporkan ke pengurus partai soal wacana ini,” ujarnya.

Apalagi lanjut Asis, partainya jelas, pada Pilkada lalu mengusung Kasman-Yasin, sehingga langkah politik Gerindra sangat beralasan.

“Kami akan melakukan pertimbangan realistis atas aspirasi sejumlah anggota dewan yang menyuarakan hak angket,” sebutnya.

Menurutnya tak ada kejadian luar biasa dilakukan oleh bupati Donggala, sehingga dewan mnggunakan senjatanya (hak angket-red).

Lembaga DPRD kata Asis masih mampu melakukan mediasi ke pihak eksekutif guna menjembatani persoalan kekisruhan personal anggota dewan dengan bupati Donggala.

“Tidak harus membangun kekuatan dengan menggunakan fungsinya melawan pihak sebelah,” ujarnya lagi.

Antara DPRD dan Eksekutif beber Asis merupakan mitra kerja yang harus memberi dukungan demi kemajuan daerah ini, mencerdaskan kehidupan rakyat dan mensejahterakan masyarakat.

“Momentum hari ulang tahun Kabupaten Donggala seharusnya dijadikan renungan seluruh elemen sebagai pelaku penyelenggara daerah agar kedepan apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan dapat diperbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya wacana Angket menguat karena di dukung 21 anggota dewan. Belakangan, dukungan itu kian melemah setelah agenda Bamus membahas usulan Angket batal di laksanakan.

Penulis: Zubair Yakub

Editor: Zubair Yakub

 

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.