Dari Donggala untuk Dunia

Wawan Ilham: Klien Saya Akan Koperatif

Laporan: J Rizal

0 339

BANAWA, suaradonggala.id—Sekretris Dinas Perhubungan Elfis Karim dan Pejabat Pelaksana Tehknis Kegiatan Ilham Sakid, kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala, Jumat 6 Desember 2019.

Kedua pejabat tersebut ditetapkan tersangka oleh Kejari Donggala terkait pengadaan dua unit kapal perintis di Kecamatan Sojol tahun anggaran 2015 yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar 400 juta rupiah.

Ditemui usai pemeriksaan, salah satu tersangka, Elvis enggan memberikan keterangan kepada awak media. Dia beralasan, tidak ingin pernyataanya menjadi masalah baru bagi dirinya.

“Jangan dulu, pak. Saya tidak mau nanti muncul lagi masalah,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Elvis Karim dan Ilham Saidi, Wawan Ilham mengatakan, kliennya akan koperatif menjalani pemeriksaan Kejaksaan.

“Prosesnya kan sementara berjalan. Tapi saya yakin, klien saya akan koperatif. Tidak ada yang disembunyikan,” sebut Wawan.

Dia menjelaskan, kasus yang menimpa kliennya tidak termasuk dalam temuan BPK atau Inspektorat, namun murni hasil penyelidikan dan penyidiakan oleh pihak Kejari Donggala.

“Kejari memang memiliki kewenangan melakukan penyelidikian dan penyidikan. Nanti dilihat di pengadilan saja buktinya siapa yang bersalah,” katanya.

Senin 2 Desember 2019, Kejari Donggala kembali menahan pejabat Donggala yang di duga terlibat kasus korupsi.
Pejabat tersebut yakni Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Donggala Elfis Karim dan PPTK Ilham Saidi.

Kedua tersangaka dikenakan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan diperbaharui dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (*)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.