Dari Donggala untuk Dunia

Yasin Gelar Rapat Terbatas : Huntap Merupakan PR Bagi Kita Semua Dan Mari Bersinergi Agar Terselesaikan Dengan Baik.

0 42

Suaradonggala.id, BANAWA — Gelar rapat terbatas bersama beberapa Pimpinan OPD terkait Wakil Bupati Donggala Moh. Yasin, S. Sos didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan ekonomi dan Keuangan Firdaus K. A, , dalam rangka percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pasca bencana gempa bumi dan tsunami Donggala, di ruang kerja Wakil Bupati, Senin (26/10/2020) kemarin.

Adapun OPD yang sempat hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Perkimtan Happy Sri Handayani N, MTP, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aritatriana, Sekretaris Bappeda Yeni Sj, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan UKM Arif Rahman,

Yasin dalam arahnnya saat memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa Pemda belum bisa melakukan pembangunan Huntap yang merupakan bagian program proses akhir dari sepanjang proses dari penanggulangan bencana, yang berkaitan dengan bencana yang terjadi di Donggala gempa bumi dan tsunami.

“Untuk itu hingga sekarang menjadi kegelisan masyarakat, yang perlu kita bangun karena waktu yang ditentukan oleh pemerintah pusat sudah akan berakhir. Olehnya Huntap merupakan PR bagi kita semua, yang harus bersama-sama dipikirkan dan saling membantu untuk melakukan percepatan dengan kewenangan masing-masing serta tetap selalu melakukan koordinasi. sehingga apabila ada permasalahan yang dihadapi dapat terselesaikan dengan baik.” Kata Yasin

Sementara itu Kadis Perkimtan Happy Handayani menjelaskan bahwa kementrian melaksanakan tiga Huntap yaitu Huntap Kawasan, Satelit dan mandiri. Huntap mandiri terbagi lagi menjadi dua yaitu mandiri kawasan dan mandiri perseorangan.

“Jadi untuk Kabupaten Donggala tidak ada Huntap Kawasan, yang ada hanya di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, karena Huntap Kawasan yaitu tanah pemerintah dan masyarakat yang terdampak bencana diatas 500 KK, Olehnya Donggala hanya berada pada Huntap Satelit dan Huntap Mandiri. DimanaHuntap Satelit masyarakat yang terdampak dibawah 300 KK,” ucap Kadis Perkimtan

Lanjut dikatakannya  bahwa Kabupaten Donggala terdapat Huntap satelit yang ada di empat kecamatan yaitu Banawa, Tanantovea, Sindue dan Sirenja. Olehnya untuk pembangunan Huntap diperlukan adanya dokumen tanah dalam artian Clear and Clean, yang berarti pembelian tanahnya sudah siap termasuk penyerahan sertifikat dan SKPT dan itu sudah dilakukan serta untuk mendapatkan Huntap juga persyaratannya harus ada Dokumen Tanah, Lingkungan dan Tata ruang. Namun yang menjadi dilema sekarang yaitu karena adanya data yang selalu berubah-ubah. Sehingga untuk sekarang Dinas Perkimtan belum  mengambil langkah selanjutnya karena masih menunggu data yang benar-benar valid. (AKB) – (Lili – Humas Pemda)

Berita Lainnya...

Berikan Komentar Anda...

Alamat email anda tidak akan disiarkan.